SuaraKaltim.id - Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Hadi Mulyadi berharap perjuangan yang dilakukan Gubernur Kaltim Isran Noor terkait permintaan kenaikan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dapat disetujui oleh pemerintah pusat.
Hadi mengatakan perjuangan yang dilakukan Isran Noor bersama seluruh anggota Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) itu harus didukung oleh seluruh kepala daerah se-Kaltim yakni bupati dan wali kota, bahkan se-Kalimantan.
“Perjuangan Kaltim untuk devisa negara sangat besar. Tapi, kenapa kembali ke daerah sangat kurang. Minimal 50 persen ke daerah bagi hasilnya. Sehingga wajar Gubernur Isran Noor dan para gubernur se-Indonesia menuntut itu,” kata Hadi Mulyadi, melansir Antara, Sabtu (14/5/2022).
Dirinya mengaku, bahwa memperjuangkan hak di daerah ini tidak mudah, oleh sebab itu Pemerintah Provinsi Kaltim tidak bisa sendiri, tapi memerlukan dukungan semua pihak.
”Artinya, bukan hanya Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi saja yang berjuang, tetapi seluruh rakyat Kaltim turut berjuang bersama,” kata Hadi.
Terlebih dukungan dari wakil rakyat Kaltim, baik di DPRD provinsi, kabupaten/kota, pemerintah kabupaten/kota, DPD RI dan DPR RI asal Kaltim. Sehingga, perjuangan ini betul-betul didengar pusat.
“Semoga perjuangan kita berhasil. Karena seluruh kepala daerah se-Kalimantan dan Kaltim serta seluruh provinsi mendukung, semoga terwujud,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas