SuaraKaltim.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) resmi tidak lagi menjadikan syarat keberangkatan menggunakan hasil swab antigen atau PCR, bagi penumpang yang sudah divaksin sebanyak 2 kali. Kebijakan itu diambil setelah Pemerintah Pusat melonggarkan aturan termasuk di Pelabuhan Loktuan Kota Bontang.
Di dalam aturan terbaru, calon penumpang yang telah menerima suntikkan vaksin dosis ketiga dan kedua hanya cukup menunjukkan bukti telah melakukan vaksinasi. Sementara, untuk masyarakat yang baru mendapat suntikkan vaksin pertama hanya cukup melampirkan hasil swab antigen 1x24 jam sebelum berangkat atau swab PCR selama tiga hari kebelakang.
Koordinator PT PELNI Samarinda-Bontang Syarif Hidayat mengatakan, pelabuhan Lok Tuan di akhir bulan Mei akan menjadwalkan 3 keberangkatan. Pertama, dengan jadwal pada Jumat (27/5/2022) KM Egon dengan rute ke Sulawesi Selatan 9Sulsel).
Ia mengatakan, kapasitas penumpang dengan aturan yang sama mengizinkan 100 persen bisa terisi atau 405 orang. Soal syarat baru, tentu masyarakat sangat antusias dengan adanya kelonggaran. Misalnya calon penumpang yang baru disuntikkan vaksin pertama hanya melampirkan minimal rapid Antigen dan harga tentu terjangkau.
"Iya di tanggal 27 nanti pukul 21.00 Wita KM Egon dijadwalkan berangkat. Sementara tiket yang terjual sudah 270an orang," katanya, saat dikonfirmasi KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (22/5/2022).
Selanjutnya sehari berselang, pada Sabtu (28/5/2022) pukul 09.00 Wita KM Binaiya menuju Sulsel. Tepatnya, ke Awerange pun juga akan berangkat.
Berdasarkan catatan PT PELNI, tiket sementara sudah habis terjual sebanyak 600-an. Dari total kapasitas ideal bisa menampung sebanyak 1.000 penumpang. Selain itu, KM Binaya juga akan berangkat dua hari berselang, pada (30/5/2022) pukul 21.00 Wita menuju Sulsesl.
"Jumlah penumpang yah relatif tinggi juga. Hanya saja di tiga jadwal ini tidak ada penambahan penumpang seperti saat momentum arus mudik kemarin," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Polemik Mobil Dinas Rp8,5 Miliar, Unggahan Istri Gubernur Kaltim Singgung Kedengkian
-
Sindiran Menohok Warnai Polemik Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Gubernur Rudy Mas'ud
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Kamis 26 Februari 2026
-
Ferry Irwandi Bahas Harga Mobil Dinas Rp8,5 Miliar, Sentil Gubernur Kaltim?
-
Jadwal Imsakiyah Samarinda dan Sekitarnya, Kamis 26 Februari 2026