SuaraKaltim.id - Setelah mendapat panggilan dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang, PT Wijaya Karya (Wika) mengevaluasi sistem perekrutan tenaga kerja mereka.
Badan Usaha Milik Negara ini membuka membuka lowongan kerja untuk masyarakat melalui Disnaker Bontang.
Tercatat ada 35 lowongan kerja yang dibuka untuk 6 posisi di PT Wika. Diantaranya 5 orang Pipe Fitter satu, 5 orang Pipe Fitter dua, Helper Piping 20 orang, Foreman Fitter Struktur 1 orang, Safetyman 2 orang, dan Millwiright 2 orang.
Kepala Disnaker Bontang Abdu Safa Muha mengatakan, dibukanya lowongan kerja ini sebagai lanjutan dari hasil rapat bersama PT Wika beberapa waktu lalu.
"Iya mereka buka lowongan bagi masyarakat Bontang. Itu salah satu hasil kesepakatan rapat kemarin. Kami apresiasi lah untuk PT Wika yang tetap menjalankan hasil rapat," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (31/5/2022).
Selanjutnya, berdasarkan posisi yang tersedia. Ada standar persyaratan yang harus dipenuhi. Pertama untuk lowongan Pipe Fitter 1&2 ,Foreman Fitter minimal pengalaman selama 5 tahun.
Lowongan Helper Piping dan Seftyman harus memiliki pengalaman 1 tahun. Untuk bagi calon pekerja diposisi Millwiright minimal punya pengalaman 10 tahun diposisi yang sama.
"Setiap calon pekerja bisa melampirkan persyaratan dan dikumpulkan di Disnaker Bontang. Setiap pelamar juga wajib memiliki kartu kuning sebagai tanda pencari kerja," pungkasnya.
Baca Juga: Aceh Jadi Provinsi Pertama yang Gunakan Motor Listrik Gesits sebagai Kendaraan Operasional Pemda
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan