SuaraKaltim.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang bakal menambah kapasitas ruang inap. Rencananya, penambahan kapasitas ruangan tersebut berada di lantai 3 gedung.
Saat ini kondisi ruangan tersebut tak terpakai. Maka akan difungsikan kembali, menjadi ruang inap pasien.
Kemudian, usulan penambahan ruang inap telah masuk tahapan perencanaan. Targetnya dapat dikerjakan untuk pengembangan ruang tersebut tahun ini.
"Ruangannya sudah ada. Nantinya hanya tinggal melengkapi fasilitas kesehatan dan tempat tidur," kata Direktur RSUD Taman Husada Bontang dr Suhardi, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (16/6/2022).
Ia menyebut, sebanyak 200 ruang rawat inap yang dimiliki telah memenuhi syarat menjadi rumah sakit type B. Dalam satu ruangan, dapat menampung 6 pasien.
Namun, apabila mengacu pada regulasi dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tentang ideal ruang rawat inap. Dalam satu ruangan hanya diperbolehkan menampung 4 pasien.
Melihat itu, maka penambahan kapasitas ruang inap penting dilakukan sebagai peningkatan pelayanan bagi pasien.
"Untuk pemenuhan syarat ideal itu maka kami membuka ruangan baru. Jadi pelayanan bagi pasien dapat terpenuhi secara maksimal," tandasnya.
Untuk diketahui, RSUD Taman Husada Bontang merupakan rumah sakit umum tipe B milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. RSUD ini berada di Jalan Letjen S. Parman Nomor 1, Belimbing, Kecamatan Bontang Barat.
Baca Juga: PKB Bontang Incar Kursi Ketua DPRD di Pemilu 2024, Basri Rase Pamer Posisi Wakil Ketua Dewan
Rumah sakit ini diresmikan pada 12 November 2002. Pelayanan rumah sakit kebanggaan warga Kota Taman ini 24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas