SuaraKaltim.id - Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Wagub Kaltim), Hadi Mulyadi mengharapkan, kunjungan kerja (Kunker) para pejabat Pemerintah Pusat ke Ibu Kota Nusantara (IKN) Nusantara dapat memberikan dampak yang positif. Khususnya, bagi pembangunan IKN agar bisa cepat terealisasi.
Hal itu ia sampaikan belum lama ini. Diduga ia kerap memperhatikan para pejabat pemerintah pusat ke IKN Nusantara.
“Kita harap kunjungan kerja Presiden Joko Widodo bersama Ketua DPR RI serta sejumlah menteri terkait, dapat memberikan dampak percepatan pembangunan IKN,” katanya, melansir dari ANTARA, Sabtu (2/7/2022).
Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ketua DPR RI Puan Maharani bersama beberapa menteri terkait, ke IKN membuat mantan legislator Karang Kaltim dan Senayan itu sangat optimis, pemindahan IKN ke Kaltim segera terealisasi.
“Pembangunan IKN akan membawa dampak signifikan bagi kemajuan pembangunan dari berbagai sektor, bahkan bukan hanya untuk Kalimantan Timur, Pulau Kalimantan, tetapi secara umum juga untuk Indonesia, sehingga menyeimbangkan pembangunan nasional yang tidak lagi Jawa sentris, tapi pembangunan Indonesia sentris,” ucapnya.
Ia menambahkan, pembangunan IKN Nusantara nantinya akan dilaksanakan secara bertahap. Walaupun demikian, hal itu sudah memberikan bukti dan komitmen pemerintah pusat.
Karenanya, bagi polisiti Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia ini, semua pihak wajib mendukung pemindahan IKN di Bumi Mulawarman.
“Selain itu, kita juga minta perhatian pemerintah pusat terhadap Provinsi Kaltim bisa lebih baik, ada atau sebelum adanya IKN,” jelasnya.
Seperti diketahui pada Rabu 22 Juni 2022 lalu, Presiden Jokowi bersama Ketua DPR RI Puan Maharani maupun menteri terkait melakukan kunker ke Kaltim. Tepatnya, meninjau pusat persemaian Mentawir.
Baca Juga: Spanyol Siap Bantu Proyek Transportasi, Menhub Budi Karya Sumadi Tawarkan Proyek di IKN Nusantara
Kunker itu kemudian dilanjutkan ke proyek pembangunan Bendungan Sepaku Semoi, serta peninjauan ke Titik Nol IKN.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi