SuaraKaltim.id - Retribusi dari penjualan minuman keras di Bontang luput masuk ke kas daerah. Alih-alih mendongkrak pendapatan daerah, peredaran miras di sejumlah Tempat Hiburan Malam hanya dinikmati oknum tertentu.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang menyebutkan retribusi dari miras nihil. Padahal peredarannya cukup massif di Bontang.
Pemerintah tak bisa memungut retribusi karena terbentur aturan Perda Kota Bontang Nomor 27 Tahun 2002 Tentang Larangan, Pengawasan, Penertiban dan Penjualan Minuman Beralkohol.
Rencananya, transaksi dari penjualan miras bakal dipungut. Bapenda tengah menyusun regulasi agar penjualan miras bisa berkontribusi buat daerah.
"Saat ini lagi dibahas dan bagaimana strategi penarikan retribusinya (miras-red)," ujar Kepala Bapenda Bontang Rafidah, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (7/7/2022).
Berdasarkan penelusuran jaringan media ini, peredaran miras di sejumlah Tempat Hiburan Malam hingga rumah bernyanyi di Bontang, ternyata transaksi dari miras cukup tinggi.
Mail, bukan nama sebenarnya menuturkan, setiap bulan penjualan miras di tempatnya mencapai Rp 80 juta. Bahkan, jumlahnya bisa meningkat 2 kali lipat di momen tertentu, seperti tahun baru.
"Rata-rata untuk golongan A dan B bisa Rp 45 juta, kalau golongan C sekitar Rp 40 jutaan per bulan," ucapnya.
Selama ini, penjualan miras di tempat hiburan dilakukan kucing-kucingan dengan petugas. Celah diam-diam inilah yang dimanfaatkan oleh oknum tertentu.
Baca Juga: Pemkot Bontang Kekeh Pertahankan Pegawai Honorer, Minta Seleksi PPPK Diprioritaskan
Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam sependapat dengan rencana pemerintah. Ia menilai sudah sepatutnya regulasi penjualan miras direvisi.
"Kalau sekarang kan kesannya seolah pembiaran, kita tahu penjualan massif. Padahal dilarang," ungkap Politisi Golkar ini.
Pemkot Bontang bisa mencontoh regulasi di Samarinda. Perda miras di Samarinda mengatur penjualan beralkohol hanya di tempat-tempat tertentu.
"Jadi retribusinya jelas, ada pemasukan buat daerah. Penjualannya juga mudah dikontrol," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat