SuaraKaltim.id - PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Kaltim – Kaltara (Kaltimra) menyampaikan permohonan maaf atas pemadaman yang terjadi pada Selasa (5/7/2022) kemarin.
Pemadaman bahkan terjadi di wilayah Kalimantan khususnya sebagain Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kaltim, sekitar pukul 16.24 Wita.
“Kemarin telah terjadi gangguan transmisi 150 KV interkoneksi sistem Kalimantan tepatnya Kalsel Sistem Barito dengan Sistem Mahakam yang ada di Kaltim,” ujar General Manager PLN UIW Kaltimra Saleh Siswanto, dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Kamis (7/7/2022).
Ia mengatakan, Sistem Barito dan Sistem Mahakam selama ini menyuplai listrik bagi wilayah Kalteng, Kalsel dan Kaltim. Gangguan tersebut, akibat lepasnya interkoneksi di titik Barikin–Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalsel hingga terjadi pemadaman.
“Kejadian semalam terjadi lepas interkoneksi titik gangguannya sedang dilakukan investigasi tepatnya di Tanjung-Barikin, mengalami kerusakan,” ucapnya.
Laporan yang diterima, kemungkinan karena sambaran petir di wilayah tersebut. Sehingga interkoneksinya terputus. Namun beruntungnya tidak terjadi black out atau pemadaman total.
“Kemarin berdasarkan laporan teman-teman di lapangan, dari unit pengelola transmisi di lokasi terjadi hujan lebat, petir menyambar kemungkin mengenai jalur transmisi kita, sehingga sistem interkoneksi ini menjadi lepas atau terputus,” jelasnya.
“Alhamdulilah kejadian kemarin tidak sampai menyebabkan black out total. Karena sistem tetap berkerja meski tidak optimal terutama di Kota Samarinda , Bontang dan sekitarnya,” imbuhnya.
Ia menegaskan, wilayah Balikpapan tak terjadi gangguan, hanya di Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser. PLN pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan akibat gangguan tersebut.
Baca Juga: Sebanyak 1.740 Unit Honda Gold Wing Mengalami Recall
“Kami dari PLN Wilayah Kaltim dan Kaltara menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pelanggan PLN atas kejadian tersebut yang memang tidak bisa kita duga,” terangnya.
Katanya, ketika terjadi pemadaman tim Unit Transisi PLN langsung mencari lokasi yang menyebabkan gangguan tersebut. Kemudian menuju lokasi dan langsung melakukan perbaikkan.
“Unit transmisi langsung bekerja cepat yang pertama menemukan titik gangguan. Langsung terdeteksi Tanjung-Barikin. Sehingga langsung menuju titik lokasi dan langsung dilakukan perbaikan malam itu juga,” jelasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan