SuaraKaltim.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) akan menerapkan aturan baru syarat penumpang perjalanan laut. Seluruh penumpang kapal diwajibkan sudah menerima dosis booster sebelum berangkat dari Pelabuhan Loktuan.
Penerapan itu merupakan instruksi Pemerintah Pusat yang ingin memastikan seluruh masyarakat bisa mendapatkan vaksin booster.
Koordinator PT PELNI Samarinda-Bontang Syarif Hidayat mengatakan, syarat itu nantinya berlaku pada jadwal keberangkatan KM Binaiya tujuan Sulawesi Selatan di tanggal (23/7) dan (25/7) serta jadwal seterusnya.
Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 21 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi CORONA VIRUS DISEASE 2019 (COVID-19).
"Iya sudah diwajibkan aturan baru berlaku. Jadi kalau masih menerima vaksin kedua wajib melampirkan Antigen. Sementara untuk vaksin pertama wajib melampirkan PCR," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (11/7/2022).
Sementara dikatakan olehnya, syarat itu belum berlaku pada keberangkatan Senin (11/7/2022) jam 21.00 Wita malam ini. Berdasarkan informasi, tiket keberangkatan hari ini sudah ludes terjual habis sebanyak 970 penumpang.
"Hari ini belum wajib. Itu hanya berlaku pada jadwal keberangkatan selanjutnya," sambungnya.
Ke depan, penumpang akan lebih duku di screening sebelum memasuki kapal. Jika, ada terdapat penumpang yang belum mendapatkan vaksin booster diharapkan bisa lebih dulu mempersiapkan syaratnya.
Misalnya dengan mendatangi gerai vaksin agar bisa mendapat booster. Sementara bagi yang belum bisa lebih dulu mengurus surat antigen atau PCR.
Baca Juga: Bandara RHF Tanjungpinang Wajibkan Vaksin Booster Sebagai Persyaratan Penerbangan Mulai 17 Juli
"Harus diikuti aturannya. Yang jelas pelayanan tetap ada jadi semua syarat harus dipenuhi penumpang," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan