SuaraKaltim.id - Badan Pertanahan Nasional (BPN) menargetkan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan pendekat Pulau Balang. BPN sendiri memberikan tenggat sampai tahun ini.
Hal itu disampaikan Kepala BPN Kota Balikpapan Herman Hidayat belum lama ini.
“Mudah-mudahan selesai tahun ini,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (20/7/2022).
Percepatan pembebasan lahan tersebut, karena pembangunan infrastruktur di Kawasan Ini Pusat Pemerintahan (KIPP) yang ada di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan segera dimulai.
“Balikpapan kan pintu gerbang untuk masuk IKN. Mudah-mudahan bisa dipercepat,” ucapnya.
Ia menjelaskan, lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan pendekat untuk jembatan Pulau Balang sepanjang 15,5 kilometer. Sehingga jembatan belum bisa digunakan.
“Pengadaan langsung oeleh Pemerintah Kota Balikpapan. Baru dikebut implementasinya,” tuturnya.
Katanya, ada 4 tahap pelaksanaan untuk hal tersebut. Termasuk soal penyiapan dokumentasi.
“Kalau semua sudah di identifikasi, sudah di verifikasi baru dilakukan oleh BPNpelaksanaannya,” katanya
Baca Juga: Konflik Lahan di Desa Malangsari Lampung Selatan: Pak Menteri Hadi Ditunggu di Malangsari
Untuk diketahui, Jembatan Pulau Balang akan menjadi penghubung antara Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Hanya menyisakan jalan pendekat dari Balikpapan yang belum rampung.
Nasib Jembatan Pulau Balang, Banyak Perusahaan Hibahkan Lahan untuk Jadi Akses Jalan
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan katanya terus berupaya agar akses Jembatan Pulau Balang bisa segera dipakai. Untuk itu, lahan buat pembangunan akses jalan pendekat dari sisi Kota Balikpapan harus tuntas dibebaskan.
Camat Balikpapan Barat Muhammad Arif Fadhillah membenarkan jika ada beberapa pihak sudah menghibahkan tanahnya, untuk pembangunan akses jalan menuju ke Jembatan Pulau Balang.
Pemkot Balikpapan mengapresiasi perusahaan yang menghibahkan lahannya tanpa syarat, berada di lokasi jalan pendekat Jembatan Pulau Balang sisi Balikpapan.
“Ya betul, ada beberapa perusahaan yang sudah mengibahkan lahannya untuk (dijadikan akses) jalan. Karena pembangunannya selain melewati tanah milik Pemkot, juga ada tanah milik perusahaan dan warga,” ujarnya, dilansir Selasa (28/6/2022) lalu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik
-
BRI Peduli Hadirkan Jembatan Gantung untuk 7.000 Warga Desa Kemang Cianjur
-
BRI Dorong Ekonomi Desa Melalui Koperasi Desa Merah Putih dan BRILink Agen
-
90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan Terganggu Kabut Asap Karhutla
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura