SuaraKaltim.id - Skuat Borneo FC kembali berlatih pada Kamis (21/7/2022). Latihan itu untuk persiapan menghadapi kompetisi Liga 1 yang rencananya bergulir pada akhir pekan ini.
Sebelumnya Stefano Lilipaly dan kawan-kawan diberikan waktu istirahat usah final Piala Presiden 2022 pada 17 Juli lalu. Ketika itu Pesut Etam hanya meraih posisi runner up.
“Kami beri waktu istirahat kepada pemain beberapa hari. Sebab selama turnamen mereka sangat minim waktu recovery, terutama setelah masuk babak perempat final sampai final kemarin,” ujar Manajer Borneo FC Dandri Dauri, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, di hari yang sama.
Ia berharap, para pemain dalam kondisi yang baik. Karena laga di Piala Presiden sangat menguras fisik mereka.
Pemulihan cepat dilakukan oleh para pemain. Lantaran mereka harus melakukan perjalanan ke Malang dan Sleman.
“Mudah-mudahan saja kondisi pemain kembali fit saat latihan untuk persiapan kompetisi nanti,” ucapnya.
Saat ini seluruh pemain masih berada di Samarinda. Pendeknya waktu libur yang diberikan, membuat pemain tak bisa pulang ke daerahnya masing-masing untuk bertemu keluarga.
“Mayoritas pemain dari luar Samarinda dan pemain asing, sudah memboyong keluarga mereka ke Samarinda saat ini. Jadi mereka tak kembali ke daerah setelah Piala Presiden berakhir,” katanya.
Baca Juga: Bhayangkara FC vs Persib Bandung, Robert Rene Alberts: Laga Pertama di Setiap Liga Selalu Sulit
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket