SuaraKaltim.id - Empat kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diperkirakan mengalami hujan lebat disertai petir pada Sabtu (6/8).
Kabupaten-kabupaten yang diprakirakan hujan lebat maupun hujan petir tersebut adalah Kabupaten Berau, Kutai Timur, Mahakam Ulu, dan Kabupaten Paser.
Rinciannya adalah di Berau sekitar pukul 11.00 Wita mengalami hujan petir di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kelay dan Segah, sedangkan di kecamatan lainnya diprakirakan hujan ringan pada malam hari.
Ia melanjutkan, di Kabupaten Berau sekitar pukul 11.00 Wita hujan petir diprakirakan terjadi di Kecamatan Muara Wahau dan Kecamatan Busang.
Kemudian sekitar pukul 14.00 Wita hujan petir diprakirakan terjadi di Kecamatan Karangan, lantas hujan lebat diprakirakan terjadi di Kecamatan Kongbeng.
Untuk Kabupaten Mahakam Ulu, hujan petir diprakirakan terjadi sekitar pukul 14.00 Wita di dua kecamatan, yakni Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai.
"Kemudian di Kabupaten Paser diprakirakan hujan petir terjadi sekitar pukul 14.00 dan 17.00 Wita hanya di Kecamatan Muara Samu, sedangkan kecamatan lain diprakirakan cerah dan Belawan," ucap Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Carolina Meylita Sibarani di Balikpapan, Jumat.
Dampak dari hujan lebat hingga hujan petir yang dapat disertai angin kencang antara lain banjir, sungai meluap, jalan licin, pohon tumbang, dan tanah longsor, sehingga kehati-hatian harus diutamakan semua pihak.
"Hujan lebat dan hujan petir ini dapat berakibat pada sejumlah hal, sehingga semua pihak kami harap waspada terhadap dampaknya," ujarnya.
Peringatan terhadap prakiraan peristiwa ini pun telah disampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di kabupaten agar bisa dilakukan antisipasi untuk meminimalisir dampaknya terhadap masyarakat.
Berita Terkait
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Sindrom Ring of Fire: Mengapa Gempa Jepang Bikin Kita Refleks Panik?
-
Jepang Diguncang Gempa Dahsyat M 6,8, Apakah Berdampak ke Indonesia? Ini Kata BMKG
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan