SuaraKaltim.id - Irjen Pol Ferdy Sambo yang merupakan seorang Inspektur Jenderal Polisi lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994 kini ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.
Untuk diketahui, Irjen Ferdy Sambo sebelumnya adalah Dirtipidum Bareskrim Polri. Ia dipromosikan menjadi Kadiv Propam Polri dan dimutasi sebagai Pati Yanma Polri.
Penetapan dirinya sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J tentu menjadi perhatian publik. Berbagai fakta baru bahkan terkuak saat ia diumumkan sebagai tersangka yang memerintahkan Bharada E menembak Brigadir J.
Berkaitan dengan itu, pernyataan Ferdy Sambo viral di media sosial (Medsos) Instagram. Dalam video berdurasi beberapa detik, ia menyebut bahwa pimpinan yang harus bertanggung jawab apabil ada oelanggsaran yang dilakukan anggotanya.
Makanya kemudian, pimpinan menyampaikan bahwa, apa bila ada pelanggaran yang dilakukan oleh anggota, maka 2 tingkat pimpinan di atasnya harus bertanggungjawab," ujarnya, dikutip Rabu (10/8/2022).
Video pernyataan itu diunggah oleh akun @kabarnegri. Admin dari akun tersebut seolah menegaskan pernyataan Ferdy Sambo untuk dituruti.
"Siap pak sambo," katanya diketerangan tulis yang ia unggah.
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Banyak dari mereka yang menunjukkan bahwa ucapan Ferdy Sambo adalah pernyataannya yang terwujud.
"Siap, di save dulu pak, biar gak lupa saya," katanya.
"Ucapan adalah doa," tegasnya.
"2 tinggkat bapak tagih gih," ujarnya.
"Kudu sembodo le ngucap ," singgungnya.
"Jejak digital," lugasnya.
"Nah Kapolri dua tingkat di atas Irjen fs," sahutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu