SuaraKaltim.id - Korban kebakaran RT 27, Kelurahan Klandasan Ulu, dikabarkan mengungsi di tenda-tenda halaman belakang Masjid Agung At Taqwa, Jalan Wiluyo Puspoyudo, sejak Selasa (9/8/2022) sore.
Pendirian posko difasilitasi Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Kementerian Sosial (Kemensos) dan pengurus masjid Agung At Taqwa.
Data sementara menyebutkan, terdapat 30 kepala keluarga (KK) dari 10 rumah yang terbakar dan 6 ruko atau sekitar 64 jiwa kehilangan tempat tinggal dan tempat bekerja.
Dari 64 jiwa itu terdiri dari 38 laki-laki dan 26 perempuan. Termasuk ada 9 pelajar, 6 lansia, 4 balita dan 1 orang bayi.
Plt Lurah Klandasan Ulu Djogeh Harmana mengatakan, korban kebakaran ditempatkan di halaman masjid dengan tenda pengungsian sementara. Alasannya, karena bisa memanfaatkan toilet masjid untuk MCK .
“Kami berkordinasi termasuk dengan pihak masjid (At-Taqwa, Red) untuk dibangun posko sementara. Di sini tempatnya tertutup pagar kemudian MCK-nya juga tersedia,” katanya, dikutip dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (10/8/2022).
Ia menegaskan, untuk bantuan diharapkan dalam bentuk uang dan makanan. Sedangkan pakaian layak tidak disarankan karena sudah mencukupi kebutuhan para korban.
“Karena ini sudah banyak bantuan berupa baju. Jadi untuk bantuan (berikutnya) kami harapkan berbentuk uang tunai atau makanan,” ujarnya.
Baca Juga: Usai Kebakaran Hebat, Bupati Sleman Tinjau Lokasi SD N Delegan 1
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi