Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:25 WIB
Kabid Pendidikan Dasar, Disdikbud Bontang. [KlikKaltim.com]

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Bontang Riyanto mengatakan, pertimbangan kebijakan PJJ dilatarbelakangi banyaknya peserta didik yang izin sakit

Dari informasi yang diterima, minimal dalam 1 kelas ada 5 hingga 10 orang yang izin sakit. Jika diakumulasi dari 24 kelas jumlahnya mencapai 100 orang siswa

Apalagi, saat ini persebaran Covid-19 di Bontang merangkak naik. Diantaranya 3 Kelurahan berstatus zona merah berdasarkan data Promkes, Kelurahan Belimbing, Kelurahan Satimpo, dan Kelurahan Gunung Elai. 

"Jadi mulai hari ini PJJ. Kita ambil inisiatif saja agar mencegah penularan Covid-19, karena banyak yang izin sakit flu hingga demam," ucap Riyanto, dikutip Rabu  (10/8/2022). 

Baca Juga: Dibuka, Ini Loker di Industri Kimia Hingga Apoteker di Bontang, Khusus Lulusan D3 dan Sarjana

Perkembangan lanjutan akan dilihat pada Senin (15/8/2022) mendatang. Jika kondisi masih tetap sama. Pembahasan lanjutan akan dipertimbangkan kebijakan yang akan diambil. 

Selain peserta didik, juga terdapat guru yang mengalami sakit kepala dan kurang sehat. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pihak sekolah mensterilkan ruang belajar. 

"Kami sudah konfirmasi oleh Disdikbud Bontang dan kita terapkan PJJ saat ini. Untuk screening masih belum dilakukan. Biarkan peserta didik beristirahat di rumah dahulu," pungkasnya.

Load More