- Ribuan paket logistik disiagakan untuk warga terdampak banjir di Kutai Kartanegara.
- Sejalan dengan itu, Pemprov Kaltim hingga saat ini terus memantau situasi secara intensif.
- Banjir akibat luapan Sungai Belayan tersebut sempat melumpuhkan aktivitas warga.
SuaraKaltim.id - Ribuan paket bantuan logistik disiapkan untuk penanganan tanggap darurat atas dampak banjir yang melanda Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).
Hingga saat ini Pemprov Kaltim terus memantau situasi secara intensif, namun masih menunggu data asesmen lengkap dan permintaan resmi dari Dinas Sosial Kutai Kartanegara.
"Logistik dipastikan sangat aman karena kami mendapat tambahan kiriman dari Kementerian Sosial pada akhir tahun, sehingga sisa stok 3.000 paket akan dioptimalkan," kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kaltim Achmad Rasyidi dikutip dari Antara, Selasa (13/1/2026).
Banjir akibat luapan Sungai Belayan ini diketahui sempat melumpuhkan aktivitas warga, merendam fasilitas pendidikan, hingga memutus akses jembatan penghubung antar-desa yang vital.
Informasi yang diterima dari unsur petugas dan relawan di lapangan menunjukkan tanda positif bahwa debit air mulai surut di wilayah hulu dan kini bergerak turun ke arah hilir.
Pemerintah menjamin tidak akan ada kelangkaan bantuan karena gudang logistik provinsi memiliki cadangan penyangga yang mumpuni untuk menanggulangi bencana hidrometeorologi di awal tahun.
Rincian bantuan yang disiagakan mencakup 2.500 paket makanan siap saji dengan komposisi beras, mi instan, kornet, susu, minyak goreng, hingga kue kaleng untuk asupan nutrisi.
"Selain paket kebutuhan pokok, perhatian khusus juga diberikan pada kebutuhan dasar kaum perempuan dengan penyediaan stok pembalut wanita yang dikemas secara terpisah," ujar Rasyidi.
Komunikasi lintas sektoral terus pihaknya perkuat dengan melibatkan Dinas Sosial Kukar, Babinkamtibmas serta Babinsa Tabang, dan pemerintah kecamatan setempat guna memastikan penyaluran bantuan nantinya tepat sasaran.
"Posisi seluruh tim Tagana saat ini dalam status siaga penuh untuk mengerahkan armada bantuan sesegera mungkin jika eskalasi banjir kembali meningkat," demikian Rasyidi.
Sebanyak 18 desa di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara terendam banjir akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu yang tidak hanya melumpuhkan akses darat, tetapi juga memicu pemadaman listrik bergilir karena terhambatnya pasokan bahan bakar ke pembangkit PLN.
Sebelumnya, Camat Tabang Rakhmadani Hidayat mengungkapkan bahwa ketinggian air yang sempat mencapai dua meter pada Minggu (11/1/2026) memutus akses jalan menuju fasilitas vital, sehingga distribusi logistik solar untuk operasional listrik terhenti total dan memaksa dilakukannya pembatasan layanan energi bagi masyarakat terdampak. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino