Eko Faizin
Selasa, 13 Januari 2026 | 16:08 WIB
Ilustrasi - Ribuan Paket Logistik Disiagakan untuk Warga Terdampak Banjir di Tabang [Ist]
Baca 10 detik
  • Ribuan paket logistik disiagakan untuk warga terdampak banjir di Kutai Kartanegara.
  • Sejalan dengan itu, Pemprov Kaltim hingga saat ini terus memantau situasi secara intensif.
  • Banjir akibat luapan Sungai Belayan tersebut sempat melumpuhkan aktivitas warga.

SuaraKaltim.id - Ribuan paket bantuan logistik disiapkan untuk penanganan tanggap darurat atas dampak banjir yang melanda Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Hingga saat ini Pemprov Kaltim terus memantau situasi secara intensif, namun masih menunggu data asesmen lengkap dan permintaan resmi dari Dinas Sosial Kutai Kartanegara.

"Logistik dipastikan sangat aman karena kami mendapat tambahan kiriman dari Kementerian Sosial pada akhir tahun, sehingga sisa stok 3.000 paket akan dioptimalkan," kata Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kaltim Achmad Rasyidi dikutip dari Antara, Selasa (13/1/2026).

Banjir akibat luapan Sungai Belayan ini diketahui sempat melumpuhkan aktivitas warga, merendam fasilitas pendidikan, hingga memutus akses jembatan penghubung antar-desa yang vital.

Informasi yang diterima dari unsur petugas dan relawan di lapangan menunjukkan tanda positif bahwa debit air mulai surut di wilayah hulu dan kini bergerak turun ke arah hilir.

Pemerintah menjamin tidak akan ada kelangkaan bantuan karena gudang logistik provinsi memiliki cadangan penyangga yang mumpuni untuk menanggulangi bencana hidrometeorologi di awal tahun.

Rincian bantuan yang disiagakan mencakup 2.500 paket makanan siap saji dengan komposisi beras, mi instan, kornet, susu, minyak goreng, hingga kue kaleng untuk asupan nutrisi.

"Selain paket kebutuhan pokok, perhatian khusus juga diberikan pada kebutuhan dasar kaum perempuan dengan penyediaan stok pembalut wanita yang dikemas secara terpisah," ujar Rasyidi.

Komunikasi lintas sektoral terus pihaknya perkuat dengan melibatkan Dinas Sosial Kukar, Babinkamtibmas serta Babinsa Tabang, dan pemerintah kecamatan setempat guna memastikan penyaluran bantuan nantinya tepat sasaran.

"Posisi seluruh tim Tagana saat ini dalam status siaga penuh untuk mengerahkan armada bantuan sesegera mungkin jika eskalasi banjir kembali meningkat," demikian Rasyidi.

Sebanyak 18 desa di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara terendam banjir akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu yang tidak hanya melumpuhkan akses darat, tetapi juga memicu pemadaman listrik bergilir karena terhambatnya pasokan bahan bakar ke pembangkit PLN.

Sebelumnya, Camat Tabang Rakhmadani Hidayat mengungkapkan bahwa ketinggian air yang sempat mencapai dua meter pada Minggu (11/1/2026) memutus akses jalan menuju fasilitas vital, sehingga distribusi logistik solar untuk operasional listrik terhenti total dan memaksa dilakukannya pembatasan layanan energi bagi masyarakat terdampak. (Antara)

Load More