- Pemprov Kaltim bakal memperbaiki jalan Kutai Barat-Mahakam Ulu.
- Dana sebesar Rp90 miliar dialokasikan untuk pembangunan jalan tersebut.
- Pengerjaan jalan penghubung masih menyisakan 9 titik yang cukup berat.
SuaraKaltim.id - Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) mengalokasikan dana sebesar Rp90 miliar guna menyelesaikan pembangunan ruas jalan yang menghubungkan dua kabupaten.
Dana tersebut nantinya berasal APBD 2026 untuk membangun jalan penghubung Kecamatan Tering, Kutai Barat (Kubar) menuju Kecamatan Ujoh Bilang, Mahakam Ulu.
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut telah dikerjakan sejak tahun 2025 dan tinggal menyisakan pembangunan jalan sepanjang 7,65 km.
"Jalan ini harus tuntas, kalau bisa selesai dalam tiga atau enam bulan," katanya dikutip dari Antara, Minggu (11/1/2026).
Rudy berharap total ruas jalan Tering (Kutai Barat) hingga Ujoh Bilang (Mahakam Ulu) sepanjang 31,53 km dapat terhubung pada tahun 2026.
Menurut Rudy percepatan pembangunan akses jalan di wilayah 3 T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) sangat krusial, dalam upaya mempermudah distribusi barang, jasa, serta mobilitas masyarakat di wilayah hulu "Benua Etam".
Ia menambahkan bahwa pemerintah tidak ingin menunda-nunda waktu karena masyarakat baik Kubar maupun Mahakam Ulu sangat membutuhkan akses tersebut.
Saat ini, pengerjaan jalan yang menghubungkan Kubar- Mahulu tersebut masih menyisakan 9 titik krusial dengan medan yang cukup berat.
Secara akumulatif, pengerjaan rigid pavement (semen beton) telah mencapai 23,91 km hingga tahun 2025.
Kepala Dinas PUPR Kaltim, AM Fitra Firnanda, menjelaskan bahwa progres pembangunan terus meningkat signifikan sejak 2023. Pada tahun 2025 saja, penanganan mencakup empat paket pengerjaan dengan total panjang efektif mencapai 19,28 km.
"Sisa 7,65 km yang belum terlaksana akan kami tuntaskan tahun ini sesuai arahan Pak Gubernur. Kami menargetkan sebelum akhir 2026, seluruh ruas jalan Tering-Ujoh Bilang sudah tertangani sepenuhnya," jelas Nanda. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi