- Disdikbud Kaltim menuntaskan penyaluran bantuan seragam sekolah gratis.
- Sebanyak 63.718 paket seragam gratis dibagikan ke jenjang SMA, SMK, dan SLB.
- Proses penyerahan tersebut dilaksanakan secara serentak mulai 5-6 Januari 2026.
SuaraKaltim.id - Sebanyak 63.718 paket seragam sekolah gratis telah disalurkan kepada siswa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur (Disdikbud Kaltim).
Sekretaris Disdikbud Kaltim Rahmat Ramadhan menyatakan capaian realisasi fisik 100 persen tersebut dibagikan ke pelajar negeri dan swasta.
"Paket seragam yang telah kami salurkan ke seluruh sekolah baik yang berstatus negeri maupun swasta," katanya dikutip dari Antara, Kamis (8/1/2026).
Paket bantuan pendidikan lengkap yang diterima para siswa tersebut terdiri atas kemeja, celana, sepatu, tas sekolah, serta jilbab, khusus bagi siswi yang mengenakan.
Program bantuan prioritas Pemprov Kaltim ini menjangkau 558 satuan pendidikan yang mencakup jenjang SMA, SMK, dan sekolah luar biasa (SLB) dari tingkat dasar hingga menengah atas.
Ia memastikan ketersediaan kuota lebih dari 63.000 paket tersebut mencukupi untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan siswa baru meski terdapat tren penambahan jumlah peserta didik tahun ini.
"Tantangan geografis berupa sulitnya akses transportasi menuju sekolah di wilayah terpencil berhasil diselesaikan tim di lapangan melalui metode jemput bola demi mengejar target penyaluran," katanya.
Proses penyerahan fisik seragam dari pihak sekolah kepada siswa baru dilaksanakan secara serentak mulai 5-6 Januari 2026 saat kegiatan belajar mengajar kembali aktif.
Pemerintah daerah menargetkan mekanisme distribusi pada tahun ajaran baru 2026 berjalan jauh lebih cepat mengingat pelaksanaan tahun kemarin masih berupa masa transisi penyesuaian sistem.
"Program penyediaan perlengkapan sekolah ini mampu meringankan beban biaya pendidikan bagi para orang tua sekaligus menjamin kesetaraan fasilitas bagi pelajar di Kalimantan Timur," tegas Rahmat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih
-
Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang
-
Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang
-
Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa