SuaraKaltim.id - Dua pelaku penyebar video mesum sepasang pelajar di sebuah kafe berhasil diamankan Polresta Balikpapan. Keduanya merupakan karyawan kafe tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputra mengatakan, video tersebut menyebar di grup-grup aplikasi pesan instan dan media sosial (Medsos) sehingga menjadi viral. Bahkan saking ramainya, hingga digunjingkan.
Orangtua korban atau siswi yang ada dalam video mesum tersebut kemudian melaporkan ke Polresta Balikpapan. Pihaknya menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikkan.
“kemarin hasil peneyelidkan, kita berhasil berhasil mengungkap pelaku penyebar video tersebut yang menyebar di medsos dan grup whatsapp,” ujar Rengga, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Jumat (12/8/2022)
Dua pelaku karyawan kafe yang diamankan yakni inisial RR (28) dan GM (28). Keduanya warga Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara dan Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat.
“Jadi dia (pelaku penyebar video) ) menonton adegan tersebut. Kejadiannya (asusila) Kamis jam 17.00. Kemudian Jumat 28 Juli dia membuka CCTV bersama karyawan kafe lainnya,” ucapnya.
Setelah membuka rekaman CCTV, kemudian kedua pelaku merekam dan menyebarkan video. Seperti ke grup aplikasi pesan instan hingga menjadi viral.
“Jadi yang beredar itu rekaman bukan dari CCTV,” singkatnya.
Kepolisian juga sempat memeriksa 2 pelajar yang beradegan mesum tersebut. Mereka juga membenarkan status pasangan tersebut masih pelajar SMA.
Baca Juga: Total Biaya Servis Sepeda Motor Terbakar Bikin Tercengang: Auto Beli Baru
“Sudah kita periksa juga memang keduanya masih berstatus pelajar SMA di Balikpapan dan masih anak-anak,” tegasnya.
Ia menegaskan, orangtua korban yang melaporkan kasus itu justru telah mencapai kesepakatan damai dengan para pelaku. Sehingga kasus tak berlanjut. Pelaku juga telah meminta maaf
“Tadi pagi sudah kami periksa dan dari pihak pelapor dalam hal ini Ibu kandung yang ada di video dengan kedua pelaku sudah mencapai kesepakatan damai, tidak lanjut ke proses hukum,” katanya.
“Memohon maaf kepada warga Kota Balikpapan yang sudah resah, di mana video tersebut sudah tersebar ke khayakay umum intinya merusak citra warga Balikpapan.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas