SuaraKaltim.id - Hari Kemerdekaan RI tinggal hitungan hari. Biasanya, tiap 17 Agustus, perlombaan unik akan mewarnai hari perayaan tersebut.
Seperti lomba yang dilakukan dua orang bocah laki-laki ini. Diduga untuk memeriahkan hari kemerdekaan RI, mereka mengikuti lomba tahan tawa dengan saling tatap.
Dalam unggahan @memomedsos, terlihat kedua bocah ini serius mengikuti perlombaan tersebut. Awalnya, ada sebuah kain hitam menghalangi wajah mereka.
Kain tersebut lantas dinaikkan untuk menandai perlombaan dimulai. Terlihat keduanya langsung melotot saat kain hitam diangkat.
Suara seorang pria lantas terdengar. Pria tersebut menyebut bahwa wajah keduanya kurang dekat, hingga akhirnya dua bocah tersebut mendekat wajah mereka.
"Kurang dekat, kurang dekat. Ayok," pintanya, dikutip Senin (15/8/2022).
Admin dari akun tersebut lantas memberikaan penjelasan di keterangannya. Ia juga menyebut bahwa lomba itu adalah lomba tahan tawa.
"Lomba tahan tawa dengan saling tatap," jelasnya.
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Banyak dari mereka yang memuji perlombaan tersebut.
"Bolehh juga nehhh lombanya,, kalo gua yg ikutan kaga bakalan menang kaya nya .. Liat cicek jatoh aja gua ketawa," katanya.
"Bsk qta lomba ini yak.. ," ucapnya.
"Boleh jugaa ini," tuturnya.
"Leh uga ni ," sambungnya.
"Lomba eh," timpalnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket