SuaraKaltim.id - Gaji petugas kebersihan atau Cleaning Service di Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Bontang ternyata menunggak. Harusnya, pembayaran diterima pekerja pada 2-5 Agustus 2022 lalu. Hanya saja hingga kini PT Timorano Putra Mandiri urung membayarkannya.
Salah satu pekerja CS, Jabrik--bukan nama sebenarnya--mengaku, tidak mengetahui secara pasti penyebab keterlambatan gaji yang harusnya wajib dibayarkan.
Bukan hanya itu, tercatat perusahaan juga menunggak pembayaran uang lembur dan uang makan para pekerja. Diketahui, seluruh pekerja berjumlah 88 orang.
"Kami belum dibayar gaji ini. Padahal sudah tanggal (15/8). Jadi infonya itu dari Bulan Mei dan Juni sisa uang makan blm terbayarkan sedangkan Di Juni itu lemburan belum di bayarkan," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (16/8/2022).
Berdasarkan informasi yang diterima juga, per awal Agustus lalu BPJS Kesehatan pekerja juga dalam status non aktif. Dengan kata lain, perusahaan tidak membayarkan jaminan kesehatan para pekerja.
"BPJS Kesehatan kita tidak aktif juga mulai Agustus 2022. Kami dijanji terus cuman tidak ada jawaban pasti," sambungnya.
Dikonfirmasi terpisah Manajer PT Timorano Putra Mandiri Anniza Paramitha mengatakan, pembayaran gaji memang sedikit terlambat.
Dirinya sudah meminta seluruh pekerja agar bersabar sembari pihak perusahaan sedang memproses pencairan gaji.
"PPTK nya lagi dinas. Kami sudah siapkan dokumen pencairan juga. Kami juga sudah minta pemahaman melalui pengawas agar pekerja diminta bersabar," ucap Anniza Paramitha.
Baca Juga: Kabar Baik untuk Warga Bontang, 4 Perusahaan Buka Loker Sebanyak 11 Posisi
Sementara untuk pembayaran upah makan, dan lembur akan dibayarkan sekaligus.
Untuk BPJS Kesehatan juga saat ini sedang proses pembayaran. Jika ada pengobatan juga akan digantikan.
"Kami sudah berikan pemahaman. Kalau ada yang berobat nanti kita akan gantikan oleh perusahaan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Harga Mobil Dinas Rp8,5 M, Gubernur Kaltim: Masa Mobil Kepala Daerah ala Kadarnya?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar