SuaraKaltim.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada menerbitkan surat peringatan ke-3 ke PT Timorano Putra Mandiri. Hal itu dikarenakan perusahaan tersebut menunggak pembayaran gaji bagi 47 Cleaning Service di rumah sakit.
Terhitung sejak Senin (15/8/2022). Meski begitu, PT Timorano Putra Mandiri belum memenuhi panggilan RSUD Taman Husada.
Direktur RSUD Taman Husada, dr Suhardi melalui Kepala Bagian Umum dan Sumber Daya Manusia (SDM) Viki Rizqi Riadis, mengatakan, keputusan itu diambil melalui tim tingkat kota yang melibatkan Pemkot Bontang. Walaupun telah SP 3, perusahaan masih mendapat toleransi 14 hari untuk menyelesaikan tanggungjawabnya ke karyawan
"Perusahaan diberi waktu 14 hari, itu sesuai dengan bunyi kontrak. Jadi mereka wajib menyelesaikan hak karyawan untuk Juni dan Juli disertakan surat pernyataan," ungkapnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (16/8/2022).
Apabila dalam 14 hari, perusahaan urung membayarkan hak karyawannya terpaksa kontrak diputus. Lebih lanjut, manajemen RSUD Taman Husada belum menerima LPJ dari PT Timorano untuk mencairkan pekerjaan mereka pada Juni, dan Juli lalu.
Dikonfirmasi terpisah, Direktur PT Timorano Putra Mandiri, Febri Patompo, mengaku sudah mendengar kabar jika perusahaannya terkena SP III. Dalam waktu 14 hari ke depan dirinya akan memenuhi pembayaran keterlambatan gaji para tenaga kebersihan.
"Iya ada kabarnya kalau kami menerima SP III jadi kita akan penuhi pembayaran sebelum 14 hari ke depan. Tidak sampai pemutusan kontrak yabg jelas," katanya.
Diakuinya, perusahaan sempat membayarkan gaji kepada 47 CS selama satu bulan. Hanya, saja para pekerja menolak.
Meski demikian, perusahaan tetap akan melakukan pemenuhan kewajiban pembayaran gaji karyawan.
Baca Juga: Segini Gaji Pegawai Alfamart Per Jabatan, Kalau Ada yang Maling Kasian Nih Pekerja Alfamart
"Kita sudah mau bayar cuman ditolak sama pekerja. Tetapi tidak papa kita akan penuhi segera," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Harga Mobil Dinas Rp8,5 M, Gubernur Kaltim: Masa Mobil Kepala Daerah ala Kadarnya?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar