SuaraKaltim.id - Guyuran hujan tidak menghalangi keinginan masyarakat Bontang menyaksikan detik-detik upacara pengibaran bendera merah putih di Stadion Bessai Berinta, Rabu (17/8/2022).
Dari pantauan KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, berbagai kegiatan dilakukan. Mulai dari menemani anak bermain, berolahraga, dan datang hanya untuk melihat sang saka Merah Putih dikibarkan.
Salah satu masyarakat bernama Ridwan mengatakan, ia memboyong 2 anaknya untuk melihat suasana hari kemerdekaan di Kota Bontang.
Dirinya menilai, memanfaatkan waktu libur dengan menyaksikan upacara ketimbang anak-anaknya bermain gadget di rumah.
"Saya bawa anak, sekalian olahraga pagi. Jadi, kita mau lihat juga bendera Merah Putih dikibarkan, dari pada main HP aja di rumah," katanya, dikutip di hari yang sama dari sumber yang juga sama.
Tak hanya Ridwan, Arini pun telah bersiap dari rumah. Dengan membawa persiapan payung, tujuannya tak lain untuk berjaga-jaga saat terjadi hujan.
"Bawa persediaan payung. Dari rumah cuaca mendung sudah," sambungnya.
Hingga pukul 09.08 WITA, rangkaian upacara di Stadion Bessai Berinta belum berjalan. Hanya saja pasukan barisan yang terdiri dari ASN, Kepolisian, TNI, Ormas, Pelajar juga ikut menepi sementara karena hujan.
Terlihat pula Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tengah bersiap di ruangan khusus.
Baca Juga: Tak Punya Lapangan, Warga Dusun di Pasuruan Ini Upacara HUT Kemerdekaan di Tengah Jalan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas