SuaraKaltim.id - Musibah kebakaran di gudang arang belakang SPBU LIK, Kecamatan Liang Anggang, Minggu (21/8/2022) akhirnya dapat dipadamkan.
Dibutuhkan waktu kurang lebih 30 menit bagi petugas pemadam kebakaran gabungan untuk memadamkan kebakaran gudang arang ini.
Rekanan Emergency Landu bernama Najari mengatakan, api sudah dapat dikuasai.
“Ya, untuk api sudah dalam pembasahan,” ujarnya, disadur dari KanalKalimantan.com--Jaringan Suara.com, di hari yang sama.
Dilanjutkannya hingga saat ini, dari informasi terbaru yang diterima jaringan media ini, api sudah dikuasai 100 persen oleh pemadam kebakaran gabungan.
“Untuk situasi terkini kebakaran di gudang arang api sudah bisa dikuasai 100 persen,” lanjut Najari.
Disinggung soal apakah ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, ia mengaku tak ada.
Gudang Arang Terbakar di Banjarbaru Belakang SPBU LIK Liang Anggang
Diberitakan sebelumnya, si jago merah mengamuk di Banjarbaru. Kali ini di sebuah gudang arang di belakang SPBU LIK Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Minggu (21/8/2022) terbakar.
Salah satu dari tim Emergency Landu bernama Najari mengatakan, api mengamuk di sebuah gudang yang ada di belakang SPBU LIK, Kecamatan Liang Anggang.
“Yang terbakar gudang arang belakang Pom LIK,” ujarnya dikutip dari sumber dan di hari yang sama.
Dilanjutkannya hingga saat ini Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Banjarbaru masih berupaya melakukan pemadaman di lokasi kejadian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas