SuaraKaltim.id - Sat Resnarkoba Polres Bontang berhasil menangkap jaringan penjualan narkoba pada Selasa (6/9/2022) sekira pukul 17.30 WITA di Jalan Lettu A Kirang, Kelurahan Tanjung Laut.
Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prasetia, mengatakan ada dua tersangka yang diamankan. Satu berinisial HN (21) warga Tanjung Laut berperan sebagai pengedar.
Ia ditangkap di kediamannya. Saat dilakukan penggeledahan, tersangka berupaya membuang barang haram miliknya. Tetapi kejadian itu dilihat polisi saat memeriksa seluruh bagian rumah.
"Dia buang lewat jendela rumahnya. Tetapi kedapatan sama oleh petugas. Sempat berkilah kalau itu bukan punyanya. Sabu sebanyak dua poket dengan jumlah 1,17 Gram sabu diamankan," ucapnya melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (7/9/2022).
Tidak cukup sampai situ, selain HN, Polisi juga meringkus kurir sabu berinisial AP (29) warga Kelurahan Api-api yang saat itu baru selesai mengantarkan sabu itu. Saat ini, kedua tersangka sudah diamankan di Mako Polres Bontang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Selain sabu polisi juga menyita barang bukti lainnya seperti dua unit ponsel, korek gas, sedotan runcing, pipet kaca, dan uang hasil penjualan senilai Rp 150 ribu.
Keduanya dijerat pasal 112 atau 114 juncto pasal 132 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
“Ancaman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.
Baca Juga: Penyelundupan 40 Kg Sabu dari Malaysia di Perairan Bengkalis Digagalkan Polisi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket