SuaraKaltim.id - Seorang pemuda membawa sebilah parang sambil meracau tak jelas menghebohkan warga di bilangan Jalan Sultan Syahrir, Kelurahan Tanjung Laut, Senin (12/9/2022) pagi.
Aksi pemuda ini sempat membuat takut warga setempat. Bahkan sejumlah ibu-ibu berlari ke dalam rumah.
Sedangkan warga yang lainnya, mereka berhenti dan memilih untuk mengamati dari jauh. Tak sedikit yang merekam kejadian itu.
Karena menggemparkan, pemuda ini lantas diamankan. Pengamanannya dilakukan tak jauh dari Hotel Musyafir.
Petugas polisi yang dibantu puluhan warga berhasil membekap pemuda itu dengan cara dibanting ke tanah dan dipegang beramai-ramai.
"Lepaskan saya. Saya mau mati," teriak pemuda itu sambil berupaya melepaskan diri, dikutip dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com.
Seorang warga bernama Mardhawati lantas memberikan penjelasan. Dia mengatakan, pria berusia sekira 30 tahun ini datang dari arah Pelabuhan Tanjung Laut.
Katanya lagi, pria itu berjalan kaki sambil menenteng sebuah parang. Menyebutkan beberapa hal yang dia juga tak paham apa.
"Tadi sempat teriak-teriak, mau bunuh diri. Belum diketahui pasti, apakah gila atau mabuk," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas