SuaraKaltim.id - Dunia maya digemparkan dengan kabar sepasang pemuda di Banjarmasin yang melakukan hubungan sesama jenis. Kabar itu beredar di media sosiap (Medsos) Instagram.
Dari unggahan akun @kalseltoday, admin dari itu mengunggah 1 foto diduga tangkapan layar dari video tersebut, 1 artikel berita, dan video berdurasi beberapa detik.
Diunggahan foto pertama, terdapat ucapan permintaan maaf yang ditujukan ke kampus. Berikut ucapan permintaan maaf itu.
"Maaf ku posting sampai pohak kampus km mah krna kdd etikad baik kam menghilang kytu j km jahat ku bisa lbh jahat. Ku tunggu respon km sblm ku tulis mention nama kampus km," tulisnya, dikutip Kamis (22/9/2022).
Admin dari akun itu juga memberikan keterangan jelasnya. Di unggahan itu ia menjelaskan belakangan kasus tersebut sudah memasuki ke ranah hukum. Bahkan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kalsel mengaku sudah menertima laporan.
Ia menjelaskan, pelapor berinisial AS. Sementara terlapor adalah JN. Pengaduan sudah diterima pihak kepolisian sejak 14 September 2022.
Dari keterangan admin juga, Plt Kasubdit V Tindak Pidana Siber, Ditkrimsus Polda Kalsel, AKP Kamarudin, sudah melakukan pendalaman. AS dijelaskan merupakan seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin.
"AS mengaku sebagai korban dalam kasus video asusila yang viral di media sosial belakangan terakhir. AS sudah dipanggil pihak kampus. Dia lun mengakui perbuatannya tersebut. Hasil pengakuan AS, dirinya dijebak JN. Sesaat sebelum kejadian, JN dan AS tak hanya berdua. Mereka ditemani sejumlah orang, termasuk perempuan. Singkat cerita, keduanya melakukan aksi asusila. Namun saat AS berada dalam keadaan mabuk berat, JN merekam aktivitas dewasa tersebut. AS pun mengaku tidak menyadarinya. Pengakuan pihak kampus, video tersebut dibuat pada Mei 2022. Tetapi, baru beredar pada beberapa pekan terakhir," bebernya.
Admin melanjutkan, sekitar 4 bulan tersebut, AS mengaku terus diancam JN. Musababnya, AS sudah dianggap pacar namun perlahan menjauh dari JN. AS katanya juga beberapa kali menolak ajakan JN untuk bertemu.
Di pertengahan September tadi, video itu mencuat di Twitter. Video tak senonoh tersebut diunggah pertama kali oleh akun @Sult**150525***.
"Sementara itu, pihak fakultas di kampus tersebut menyatakan sudah membentuk tim investigasi khusus. Mereka mengklaim sudah menangani kasus tersebut," tuturnya.
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Banyak dari mereka yang terkejut dengan unggahan itu.
"Bungul ihh ,merigatt laluu (Bodoh ih. Kotor banget)," ucapnya.
"Min knapa d'blur ," tanyanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru
-
BRI Bersinergi Dengan Danantara Pacu Ekonomi Kerakyatan, Laba Naik dan Dividen Tertinggi