SuaraKaltim.id - Polres Bontang berhasil membongkar praktik peredaran gelap narkoba jenis sabu dengan berat 44,35 gram sabu di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar).
Tersangka berinisial Sj (41) seorang jutawan, ia memiliki banyak aset berupa empang di Muara Badak. Ia ditangkap bersama dengan kaki tangannya saat berada di sebuah tempat di Desa Saliki, Muara Badak.
Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prasetiya mengatakan, aksi Sj sudah terendus dan masuk dalam Target Operasi sebagai bandar.
Tidak tanggung, selain Sj polisi turut mengamankan tersangka lain Ha (44), HY (28), J (22), dan AF (23). Penangkapan itu pun membutuhkan waktu selama satu minggu pengintaian.
"Kami tetap dapat informasi dari masyarakat. Kemudian berbekal TO dan pada (29/9) lalu kami tangkap gerbong narkoba di Muara Badak," ucapnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (3/10/2022).
Selain itu, polisi juga turut menyita sebuah kapal cepat milik Sj, serta uang tunai hasil penjualan senilai Rp 30 Juta, dan 6 telepon genggam dari keempat tersangka.
Meski begitu, untuk sejumlah empang yang ia miliki atau yang disewanya hanya sebatas informasi tempat memutarkan uang hasil penjualan narkoba. Tidak masuk dalam barang bukti yang disita.
Lebih lanjut berdasarkan pengakuan tersangka, barang itu baru saja sampai dari Kota Samarinda. Hubungan Sj dengan pemasok pun masih diselidiki.
Karena mereka berkomunikasi dengan sistem jejak dan hanya menerima sabu berbekal informasi tempat pengambilannya saja.
Baca Juga: 2 Pria Tertangkap Bawa 20 Kg Sabu di Sumut, Disuruh R Antar ke Palembang
"Bandarnya ini Sj udah 8 tahun sebagai penjual sabu. Terus dia membagi peran, ada yang sebagai kurir, dan ada sebagai pengedar untuk nelayan sekitar," ujarnya.
Saat ini kelima tersangka sudah diamankan di Mako Polres Bontang untuk mendalami kasus tersebut. Kelima tersangka dijerat pasal pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
“Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Dapat Dana Karbon Rp1,47 Triliun, Pemprov Kaltim Atur Jalur Penyalurannya
-
Kasus ISPA di Balikpapan dan Samarinda Jadi Sorotan, Kaltim Siagakan Puskesmas
-
Evakuasi Bayi Orang Utan Lemas di Kutai Timur usai Induk Diterkam Buaya
-
DPD RI Kawal Keuangan Daerah Kaltim, Rekomendasi BPK Jadi Sorotan
-
Balita di Samarinda Meninggal Sesak Napas saat Kabut Asap Karhutla