SuaraKaltim.id - Ratusan orang yang mengatas namakan diri Komunitas Arek Lancor menilai Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti sebagai sosok yang berpengalaman, tegas, dan teguh dalam ajaran Islam.
"Selain karena La Nyalla berpengalaman dalam hal tata kelola pemerintahan, beliau juga merupakan sosok yang tegas," kata Koordinator Relawan Arek Lancor Hendra Irawan.
Untuk itu, pihaknya mendeklarasikan dukungan pada La Nyalla untuk maju sebagai Calon Presiden RI pada Pemilu 2024 di Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (9/10/2022).
Kelompok orang yang terdiri dari kalangan buruh, petani, nelayan, kalangan milenial, dan ulama di Pamekasan ini juga menilai La Nyalla sebagai figur yang tepat untuk melanjutkan kepemimpinan Jokowi.
Selain itu, kelompok ini juga menganggap La Nyalla sebagai sosok yang independen dan egaliter, dan hal itu bisa dilihat dari sikap La Nyalla yang kerap mengkritik kebijakan pemerintah yang tidak sejalan dengan aspirasi rakyat.
"Sebagai pimpinan lembaga tinggi negara yang membawa aspirasi daerah, dia sangat independen dalam bersikap, La Nyalla konsisten mengkritik kebijakan pemerintah yang tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat di daerah" katanya.
Menurut Hendra, langkah masyarakat Pamekasan mendaulat La Nyalla sebagai 'The Next President RI 2024' sudah tepat, pasalnya La Nyalla juga merupakan pemimpin yang berkarakter pemersatu.
"Untuk menjadikan Indonesia sebagai negara kuat, maka dibutuhkan pemimpin yang mampu menyatukan seluruh potensi anak bangsa, dan karakter pemersatu itu tercermin dalam diri La Nyalla," katanya.
Di akhir kegiatan, ratusan warga Pamekasan yang hadir dalam acara itu menyatakan ikrar untuk bersama mendorong dan memenangkan LaNyalla sebagai Presiden RI 2024. (Antara)
Baca Juga: Ganjar Pranowo atau Anies Baswedan Jadi Capres? Refly Harun Beri Jawaban Tegas
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo atau Anies Baswedan Jadi Capres? Refly Harun Beri Jawaban Tegas
-
Rekam Jejak Istana Batu Tulis, Saksi Pertemuan Politik Megawati dengan Para Pejabat Penting
-
'Dari Sini Istana Kelihatan Ya' kata Puan Maharani ke Airlangga di Monas, Kode Ingin Jadi Presiden?
-
Sebut Anies Baswedan Bakal Kalah di Jawa Tengah dalam Pilpres 2024, Politisi Senior PDIP: Saya Jamin!
-
Doa Habib Rizieq Shihab untuk Anies Baswedan: Kami Mohon Pemimpin yang Takut Kepada Allah
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan
-
Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit