SuaraKaltim.id - Duka cita atas kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan masih dirasakan oleh pecinta sepak bola hingga kini. Seperti yang dilakukan fans Inter Milan dan Borussia Dortmund.
Kala pertandingan dua tim tersebut, para poenggemar memberikan ucapan duka citanya untuk korban meninggal dunia di tragedi Kanjuruhan. Bahkan, ucapan itu dituliskan dalam Bahasa Indonesia.
"R.I.P KANJURUHAN. MALANG, KAMU TIDAK SENDIRIAN. JUSTICE FOR KANJURUHAN," dikutip Senin (10/10/2022).
Foto bentangan ucapan duka tersebut diunggah di akun informasi sepak bola @olahbolacom. Admin dari akun itu juga memberikan keterangan lain di unggahannya.
"Big respect buat mereka. : @goalcomindonesia," jelasnya.
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Banyak dari mereka yang juga menginginkan adanya investigasi dalam tragedi tersebut.
"Awas Pak da*ang beraksi," ucapnya.
"Bvb pakai bhs Indonesia pula," pujinya.
Baca Juga: Akhirnya Polri Mengakui Penggunaan Gas Air Mata Kadaluwarsa di Kanjuruhan
"Parah emang pssi sampe presiden yang pasang badan ke FIFA.. kalo di Jepang atau Korea ketumnya bukan mundur lagi malah bisa sampe bunuh diri ," ujarnya.
"Respect buat mereka ,malu buat kita .," sahutnya.
"Yg Borussia Dortmund, pake Bahasa Indonesia. Berarti, bisa jadi banyak WNI di sana (baik itu yg bermukim maupun yg kuliah di sana), makanya bisa membuat spanduk seperti ini. Ini asumsi Saya loh ya. Bisa jadi asumsi Saya ini benar ataupun keliru. Respect to Dortmund.," bebernya.
"200 korban spkbola bagi luar negeri khususnya barat sangat sangat sangat sangat sangat luar biasa. Bukan main. Klo itu terjadi di barat mungkin bagaikan kiamat," tuturnya.
"d luar pada mendukung kita tp kita malah sibuk saling tuding dan msih aja terpecah bela," tulisnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi
-
Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar
-
Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan
-
Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar