SuaraKaltim.id - Seorang ART asal Cianjur, Jawa Barat, menjadi perhatian publik usai mengadu telah mengalami kekerasan ke Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko pada Selasa (25/10).
ART berinisial RNA (18) itu mengaku menjadi korban kekerasan oleh majikan berupa penyiksaan secara fisik maupun psikis.
Menanggapi hal itu, hari ini Polda Metro Jaya berencana meminta keterangan RNA yang diduga menjadi korban kekerasan saat bekerja di salah satu rumah di Pondok Kelapa, Jakarta Timur.
"Rencana besok (28/10) kami akan BAP korban di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat)," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta, Kamis (27/10/2022).
Menurut Zulpan, penyidik sedang melengkapi administrasi penyidikan yang harus dilengkapi dengan berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap korban.
Zulpan mengungkapkan, pihaknya belum bisa meminta keterangan RNA karena yang bersangkutan sedang dirawat di rumah sakit.
"Korban saat ini dalam penanganan medis di RSPAD," ujarnya.
Dirinya menambahkan, pemeriksaan terhadap korban sempat ditunda setelah dokter yang merawat korban meminta waktu tiga hari untuk RNA beristirahat.
"Kemarin masih belum bisa dimintai keterangan dan dari dokter minta waktu tiga hari untuk korban supaya beristirahat dahulu," katanya. Antara
Baca Juga: Sosok Mohamad Aprindy, Dirut MRT Jakarta Dicopot oleh Pj Gubernur Heru Budi
Berita Terkait
-
Sosok Mohamad Aprindy, Dirut MRT Jakarta Dicopot oleh Pj Gubernur Heru Budi
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat 28 Oktober: Sore Sebagian Besar Wilayah DKI Hujan
-
Update COVID-19 Jakarta 27 Oktober: Positif 1.062, Sembuh 912, dan Meninggal 2 Orang
-
Manfaatkan Bonus Demografi di DKI Jakarta Demi Pembangunan Berkelanjutan, Bagaimana Caranya?
-
Moeldoko Minta Mafia Logistik Dihentikan: Harus Distop Lewat Stranas PK
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi