SuaraKaltim.id - Mantan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Penajam Paser Utara (Plt Sekda PPU) Mulyadi telah divonis bersalah dalam kasus korupsi. Termasuk mantan Kepala Dinas Pendidikkan dan Olahraga PPU Jusman juga divonis bersalah.
Untuk diketahui, keduanya terseret dalam kasus suap Bupati Nonaktif PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM). AGM sendiri ditahan selama 5 tahun 6 bulan.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, Mulyadi di jebloskan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Samarinda. Sedangkan Jusman dijebloskan di Lapas Balikpapan.
“Tim Jaksa telah selesai melaksanakan putusan Pengadilan Tipikor pada PN Samarinda yang berkekuatan hukum tetap dengan terpidana Muliadi dan terpidana Jusman,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Senin (31/10/2022).
Dalam vonis hakim, Mulyadi dikenakan 4 tahun 9 bulan penjara dan diwajibkan membayar denda sebesar Rp 300 juta dan uang pengganti sebesar Rp 410 juta.
“Terpidana Muliadi menjalani pidana penjara di Lapas Kelas II A Samarinda dikurangi masa penahanan,” ucapnya.
Sedangkan Jusman lanjut Ali, hakim menjatuhkan vonis 4 tahun 6 bulan penjara dan wajib membayar denda sebesar Rp 300 juta serta uang pengganti sebesar Rp 53 juta.
“Terpidana Jusman menjalani pidana penjara di Lapas Kelas II A Balikpapan,” tambahnya.
Adapun AGM, selain divonis hukuman 5 tahun 6 bulan penjara, tambahan pidana uang pengganti senilai Rp 5,7 miliar, dikurangi aset yang ada. AGM menjalani masa tahanan di Lapas Balikpapan.
Seperti diketahui, AGM ditangkap KPK di sebuah mall di Jakarta pada 12 Januari lalu. Ketika itu KPK mengamankan uang senilai Rp 1 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA