Scroll untuk membaca artikel
Bella
Minggu, 06 November 2022 | 17:54 WIB
Viral pengakuan Aiptu Ismail Bolong bisnis tambang ilegal. (bidik layar video)

Melansir Klikkaltim.com jejaring suara.com, dalam video klarifikasinya, Ismail Bolong juga menjelaskan bahwa video pengakuan kejahatan yang viral itu dibuat saat ada anggota Polri datang untuk memeriksanya Februari 2022 lalu.

Ismail mengaku mendapat telepon dari seorang Perwira Tinggi dengan pangkat Brigadir Jendral yang mengarahkannya untuk membuat testimoni.

Apabila tidak mau membuat testimoni, dirinya diancam akan dibawa ke Mabes Polri.

"Saya ditelpon sama anggota Pamdal dan diancam akan dibawa ke Mabes Polri kalau tidak membuat video testimoni tersebut. Kemudian saya diarahkan untuk mendatangi salah satu hotel di Balikpapan. Kemudian sudah ada kertas testimoni yang harus dibacakan dan direkam oleh salah seorang polisi," katanya.

Baca Juga: Pemeran Video Syur Kebaya Merah Terkuak, Diduga Seorang Influencer, Beredar Wajahnya Sambil Merokok

Terkait video klarifikasi Ismail Bolong, Kabid Humas Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Yusuf Sutedjo mengaku sudah melihat video klarifikasi tersebut.

Yusuf Sutedjo mengatakan, pada Senin (7/11) besok dirinya akan mendatangi penyidik untuk menanyakan tindak lanjut dari video viral pengakuan Ismail Bolong itu.

"Dari video itu kan Ismail Bolong mengklarifikasi. Hal itu tentu cukup menjawab isu yang sedang ramai. Saya akan koordinasi besok akan komunikasi terhadap penyidik," kata Kombespol Yusuf Sutedjo kepada Klik Kaltim, Minggu (6/11/2022).

Dirinya menegaskan bahwa Polda Kaltim tidak akan diam dan akan menentukan langkah yang diambil untuk menyikapi hal tersebut.

"Kita akan rembukkan dulu soal dua video viral tersebut," ujarnya.

Baca Juga: Unggahan Bucin Gisel ke Rino Soedarjo Langsung Diserbu Warganet, Sampai Bikin Mama Gempi Tutup Kolom Komentar

Load More