SuaraKaltim.id - Kecamatan Balikpapan Selatan kini tengah menyusun dokumen penanganan bencana. Sebagai bentuk kesiap-siagaan menghadapi bencana.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan Selvia Rahmadina belum lama ini. Dia mengaku, kegiatan itu murni inisiatif kecamatan.
“Kegiatan ini murni inisiatif dari kecamatan, jadi itu yang menjadi positif,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Selasa (22/11/2022).
Dia mengatakan, bencana tidak bisa dihindari. Tapi bagaimana masyarakat melakukan mitigasi atau ada gerakan di masyarakat untuk bersama-sama melakukan mitigasi.
“Sekarang dibuat dokumen penanggulangan bencananya, jadi jika terjadi bencana kemana mereka harus berlari, titik kumpulnya dimana, kemudian bagaimana mereka bisa membantu tetangga,” ucapnya.
“Misalnya evakuasi, penanganan pasca bencana dan lain sebagainya. Itu merupakan sebuah aktifitas siklus yang harus dijalani juga oleh kita semua termasuk forum penguran risiko bencana.”
Dia menambahkan, selama ini di Kota Balikpapan ada tiga potensi bencana atau rawan terjadi yakni tanah longsor karena wilayahnya berbukit-bukit, kemudian banjir dan kebakaran.
“Kita sama-sama membentuk tim tangguhnya di daerah. Insya Allah kalau bencana datang kita bisa menekan kerugiannya, karena yang bisa kita lakukan kesiapsiagaan itu,” lugasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'