SuaraKaltim.id - Usulan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Bontang sudah dikirim ke Provinsi Kaltim, pada Rabu (30/11/2022) lalu.
Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang Andi Kurnia mengatakan, pemkot hanya tinggal menunggu pengesahan usulan kenaikan senilai 5,69 persen, atau setara dengan Rp 192.621. Walhasil sesuai kesepakatan UMK Bontang menjadi Rp 3,4 juta.
"Jadi kewenangan sekarang di Provinsi Kaltim. Jadi tinggal menunggu saja," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (04/12/2022).
Saat pembahasan juga diwarnai banyak masukan dan berlangsung alot. Karena, Serikat Buruh yang bergabung dalam Dewan Pengupahan tingkat Kota meminta kenaikan dengan nilai maksimal atau 10 persen.
Namun argumentasi lain disampaikan oleh pelaku pengusaha yang menilai jika menaikkan angka maksimal akan berdampak pada perputaran ekonomi mereka.
"Sempat alot lah kemarin rapatnya. Cuman dari hasil kesepakatan kita ambik nilai tengah yaitu 5,69 persen. Kedua pihak bersepakat," sambungnya.
Di akhir ia menyatakan, setelah ditetapkan Disnaker Bontang akan melakukan sosialisasi kepada perusahaan.
Hal itu bertujuan agar kebijakan kenaikan UMK bisa diikuti dan para buruh juga mendapatkan hak mereja dengan wajar.
"Harus diikuti. Jadi kalau ada yang tidak sesuai bisa dilaporkan dan kita akan tindaklanjuti," lugasnya.
Baca Juga: Tolak Rekomendasi Kenaikan UMK 2023, Apindo Karawang Ungkap Alasannya
Untuk diketahui, UMK Bontang yang ditetapkan tersebut setara dengan harga handphone android dengan RAM 6 Gigabyte. Yah, gawai tersebut adalah Samsung Galaxy A23 5G.
Gawai itu diberi harga 3 jutaan. Pihak Samsung juga baru merilis telepon pintar itu pada September kemarin di Indonesia.
Dari berbagai macam sumber, disebutkan performa gawai tersebut ditenagai prosesor Snapdragon 695. Kemudian, disokong RAM 6 GB.
Gawai itu lengkap bersama fitur RAM Plus (hingga 6 GB). Sedangkan penyimpanan internal sebesar 128 GB yang bisa diperluas hingga 1 TB dengan microSD.
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau
-
Kabar Rudy Mas'ud ke Singapura saat Kaltim Dilanda Kabut Asap, Pemprov Minta Maaf
-
Viral Gubernur Rudy Mas'ud di Singapura saat Karhutla, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Rudy Mas'ud Viral Lagi, Kali Ini Kedapatan di Singapura saat Kaltim Karhutla