SuaraKaltim.id - Universitas Mulawarman melakukan kesepakatan kerja sama di bidang pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara serta daerah penyangganya dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).
Kepastian itu terwujud setelah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan oleh Kepala OIKN, Bambang Susantono dan Rektor Unmul, Abdunnur pada Rabu (08/03/2023) kemarin.
“Ini merupakan bentuk dukungan dan penguatan dari Unmul. Tentunya, kami akan siap menindaklanjuti untuk semua program kerja sama di semua fakultas yang ada di Unmul,” ujar Abdunnur, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Jumat (10/03/2023).
Ruang lingkup kesepakatan kedua pihak ini meliputi peningkatan sumber daya manusia (SDM) di kawasan dan daerah penyangga IKN. Lalu, pemberdayaan masyarakat lokal, penyediaan SDM yang berkualitas dalam pembangunan IKN, penguatan daerah sekitar sebagai penyangga pangan, energi dan produk kesehatan untuk memenuhi kebutuhan serta pertumbuhan IKN.
Selain itu, terdapat pula kerja sama peningkatan kawasan pertumbuhan ekonomi baru di kawasan sekitar IKN, demografi, geografi, geopolitik, dan geostrategi. Tujuannya, untuk kearifan lokal dengan IKN. Kemudian ada pula pembangunan konektivitas dan infrastruktur kota-kota di Kalimantan dengan IKN.
Ia mengatakan, pembangunan IKN berwawasan lingkungan dan konservasi keragaman hayati di kawasan IKN dan daerah sekitarnya.
Terakhir, OIKN dan Unmul juga sepakat pada aspek pengendalian dampak politik, hukum, sosial budaya, kesehatan dan kebijakan publik pembangunan IKN, serta kegiatan-kegiatan lainnya yang disepakati oleh para pihak.
Abdunnur menyebut, nota kesepahaman ini akan dilanjutkan serta diwujudkan dalam perjanjian kerja sama yang lebih rinci dan bersifat teknis operasional. Namun secara keseluruhan, merupakan bagian yang mengikat dan tak terpisahkan dari nota kesepahaman itu.
Ia juga menambahkan, kontribusi yang akan diberikan Unmul ke IKN Nusantara fokus pada upaya mendorong peningkatan kualitas SDM. Khususnya masyarakat di kawasan IKN dan penyangga IKN.
Baca Juga: ASN Belum Menikah Bakal Berbagi Tempat Tinggal di IKN Nusantara
Senada dengan Abdunnur, Bambang Susantono menegaskan, adanya kesepakatan kerja sama dengan Unmul ini menjadi sebuah catatan sejarah tersendiri. Sebab merupakan penandatanganan MoU pertama yang dilaksanakan di tanah Nusantara.
“Saya sangat mengapresiasi acara ini, dukungan memang kian terus mengalir dari Unmul serta menjadi modal kita bersama di dalam membangun IKN ini,” ujar Bambang.
Bambang mengungkapkan, IKN juga dipandang sebagai penjabaran dari investasi, pengetahuan, dan jaringan. Bambang meyakini, punya peran penting terutama di aspek pengetahuan dan jaringan.
“Kita harus saling memperkuat pengetahuan dan kami harus memiliki partner. Sedangkan pada sisi networking kami mengetahui bahwa teman-teman di Unmul juga memiliki jaringan yang luas. Mari kita bersama-sama menggunakan untuk membangun konsep-konsep terbaik untuk IKN ke depan,” harapnya.
Lebih lanjut, 3 aspek khusus untuk Unmul yang diinginkan meliputi sosial dan budaya, antropologi, dan ilmu kehidupan. Bambang juga berharap Nusantara dapat menjadi kota yang layak huni dan dicintai seluruh warga negara Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan