SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus melakukan pemantauan atas perkembangan politik di daerah. Terutama, pada masa triwulan I tahun ini.
Tujuannya, untuk memantapkan kesuksesan pemilu serentak di 2024 nanti. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kaltim Ahmad Firdaus Kurniawan belum lama ini.
“Dalam memantapkan kesuksesan pemilu serentak pada tahun 2024, maka penting dilakukan pemantauan atas perkembangan politik di daerah,” ujarnya, melansir dari ANTARA, Minggu (09/04/2023).
Dikemukakannya, pemantauan tersebut dimaksudkan untuk melakukan monitoring, mengevaluasi dan melaporkan perkembangan politik di daerah.
Baca Juga: Indonesia Disanksi FIFA karena Olahraga Dicampuri Politik, Pengamat: Jangan Ada Lagi PDIP
Hal itu supaya diperoleh data dan informasi yang tepat dan akurat, sebagai bahan evaluasi dalam tata kelola pelaporan secara teknis dan non teknis.
“Pemantauan itu bertujuan untuk menyikapi isu-isu politik yang berkembang di tengah masyarakat,” ucap Firdaus.
Pihaknya juga memastikan pemerintah daerah di sepuluh kabupaten/kota telah memberikan dukungan untuk kesuksesan pemilu serentak di 2024.
Firdaus juga menambahkan pihaknya sudah menggelar rapat membahas persiapan kompilasi data dan info dukungan kesiapan pemilu 2024 bersama stakeholder terkait.
Lebih lanjut ia mengatakan, rapat tersebut merupakan tidak lanjut dari kebijakan dan arah dari program kerja pemerintah pusat dalam hal ini Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, dimana salah satu tugas dan kewajiban Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan pemilu sebagaimana Pasal 434 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
Baca Juga: Bikin Kicep! Jawaban Anies Baswedan Saat Ditanya Sujiwo Tejo Soal Politik Identitas
"Kesimpulan rapat kemarin, nanti akan dituangkan di sistem informasi dan dipantau apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui informasi yang merupakan perkembangan dari beberapa aplikasi yang telah dibuat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Menelisik Kiprah Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan dan Politik Indonesia
-
Lebaran ke Megawati hingga Jokowi, Didit Disebut Jadi Kekuatan 'Soft Politics' Presiden Prabowo
-
Waketum PAN Terang-terangan Puji Didit Prabowo Temui Megawati: Meneduhkan Dinamika Politik
-
Jalan Terjal Politik Ki Hajar Dewantara: Radikal Tanpa Meninggalkan Akal
-
PKT Buka Posko Mudik BUMN di Bandara Sepinggan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN