SuaraKaltim.id - Petugas Lapas Narkotika Samarinda menggagalkan aksi pria berinisial A (28) yang berusaha memasukkan barang haram jenis ganja ke dalam lapas, Senin (10/4/2023).
Modus pelaku menyembunyikan ganja ke dalam 4 bungkus nasi pecel yang hendak diselundupkan kepada kerabatnya di lapas, agar dapat mengelabui petugas jaga lapas.
Petugas kemudian melakukan pengecekan dengan membuka nasi pecel tersebut, dan mencurigai adanya daun yang mencurigakan bercampur dengan sayur nasi pecel yang dibawa pelaku A.
Setelah itu, petugas kemudian melakukan pengamanan terhadap A, dari keterangan pelaku, dirinya berusaha menyelundupkan ganja kepada seorang napi berinisiap MF.
Baca Juga: Tegas! Anas Urbaningrum Belum Selesai: Tidak Akan Mengalahkan Tuhan
"Petugas sangat teliti karena di dalam sayuran bercampur dengan ganja, petugas langsung mengamankan A untuk dimintai keterangan dan ternyata A mengakui perbuatannya," terang Kalapas Narkotika Samarinda Hidayat, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa (11/04/2023).
Lebih lanjut, A mengaku tidak mengetahui makanan yang dirinya bawa terdapat ganja di dalamnya, karena dirinya hanya mengantarkan makanan setelah disuruh orang mengantar kepada napi MF dengan bayaran Rp 300 ribu.
"Dari imbalan tersebut dirinya mau mengantarkan, dan tidak mengetahui siapa yang menyuruh, harusnya A curiga," ucapnya.
Selanjutnya, pihak lapas berkordinasi dengan Satreskoba Polresta Samarinda untuk menyelidiki lebih lanjut.
"A sudah kami serahkan ke polisi, biar pihak kepolisian yang mengungkap penyelundupan barang haram di dalam lapas ini," tutupnya.
Baca Juga: Bebas dari Lapas, Anas Urbaningrum Ngaku Tak Akan Timbulkan Permusuhan
Berita Terkait
-
Pengamanan Ketat Tetap Dilakukan saat Kunjungan Keluarga Warga Binaan di Lapas Cipinang
-
Serahkan ke Polisi soal Temuan Ladang Ganja di Bromo, Kemenpar: Itu Destinasi Ramah Lingkungan
-
Andien Berduka Pika Meninggal Dunia, Singgung Perjuangan Ibunya Soal Ganja Medis
-
Geger Ladang Ganja di Bromo, Legislator PDIP Soroti Pengawasan Lemah: Ini Alarm Buat Pemerintah
-
Hingga Napas Terakhir: Perjuangan Pika Tuntut Legalisasi Ganja Medis Untuk Pengobatan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN