SuaraKaltim.id - Pelaku eksibiosinis rupanya masih berkeliaran mengincar calon korbannya. Bahkan, pelakunya kini beraksi di bulan suci Ramadan.
Seperti yang terungkap baru-baru ini, pelaku eksibiosine terekam kamera CCTV saat beronani di sebuah gerai es teh poci. Peristiwa tak terpuji pria itu pun viral setelah rekaman CCTV beredar di media sosial (Medsos).
Dalam video yang diunggah ulang akun Instagram, @merekamjakarta, awalnya terlihat seorang pria berjalan kaki mendatangi sebuah ruko yang menjual teh poci.
Dalam video, tampak pelaku mengenakan masker dan sweater hitam lalu menghampiri seorang wanita berhijab yang merupakan pelayan di toko itu.
Setelahnya, wanita berhijab itu tampak melayani pesanan dari pria misterius itu. Namun saat itu, pelaku itu menatap wanita pelayan toko itu sembari mengeluarkan alat vitalnya.
Tanpa rasa takut, pria itu pun nekat onani sembari memandangi korban. Tampak pria itu pun mengeluarkan sperma hingga menetes di lantai toko. Aksi cabul pelaku itu pun tak terlihat oleh pelayan toko itu.
Tanpa rasa bersalah, pelaku lalu meninggalkan toko dengan membawa makanan yang dipesannya.
Berdasar narasi dalam unggahan video itu, disebutkan pelaku eksibisionis itu terjadi di Jalan Nusa Indah, Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (07/04/2023) lalu sekitar pukul 14.44 WIB.
Sontak video pria onani sembari jajan es teh itu menjadi sorotan warganet. Kebanyakan warganet mengecam tindakan pelaku eksibisionis yang berkeliaran saat bulan puasa itu.
"Perempuan hanya diam tapi tetap bisa dilecehkan," kecam seorang warganet.
"Penyakit," timpal warganet lainnya.
"Balsemin aje tuh org, kaga punya malu," geram warganet yang lain.
Kontributor : Muhammad Indian Rais
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'