SuaraKaltim.id - Beredar video seorang wanita yang diduga kepala sekolah (kepsek) yang menolak membayar paket yang dipesannya melalui sistem COD (cash on delivery). Dalam video yang beredar, wanita berkacamata itu tampak membuka paket yang telah diantar kurir jasa ekspedisi.
Namun, ibu kepsek itu diduga tak mau membayar barang online yang dipesannya walau paket itu sudah dibuka. Tampak, wanita itu juga sempat terlibat adu mulut dengan kurir ekspedisi
Berdasar narasi video yang diunggah ulang akun Instagram @terangmedia, eristiwa pembeli barang online yang diduga menolak membayar paket yang dipesannya walau sudah dibuka terjadi di Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Viral video di media sosial seorang oknum Kepsek di Sulut (Manado) diduga menolak bayar pesanan COD padahal paketnya sudah dibuka," demikian keterangan dalam video itu, dikutip Senin (08/05/2023).
Sontak video Ibu Kepsek yang ogah membayar paket COD yang telah dibukanya itu menjadi sorotan netizen hingga dibanjiri beragam komentar. Gegara aksinya bikin geram, kepsek itu dikecam hingga menjadi bahan olok-olokan netizen.
"Gaya elite, bayar paket sulit," tulis seorang netizen.
"Kepala sekolah jalur giveaway," timpal netizen lainnya.
"Gaya elite, otak sulit," kata netizen yang lain.
"Suruh belajar sama muridnya aja tuh, gimana sistem cod," sahut netizen lainnya.
Baca Juga: Di Purbalingga, Ambil e-KTP Bisa COD, Bayar Rp 10 Ribu Tiga Hari Sampai di Rumah
Kontributor : Muhammad Indian Rais
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'