SuaraKaltim.id - Kementerian Periwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui Direktorat Pengembangan SDM Pariwisata bersama DPR RI menggelar bimtek gerakan sadar wisata demi tingkatkan kapasitas masyarakat Penajam Paser Utara (PPU) di era digital.
Dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian yang membidangi pendidikan, pariwisata, dan kebudayaan, dia menganggap PPU memiliki kemajuan di sektor pariwisatanya.
Politisi partai Golkar itu menyebut, masyarakat PPU sudah lebih percaya diri. Khususnya, untuk menunjukkan taring di sektor pariwisatanya. Ini dilihat dari kemampuan SDM yang sudah jauh lebih modern.
“Intinya, saya merasa bahwa dibandingkan beberapa tahun silam dengan sekarang itu vibesnya beda. Sudah jauh lebih positif dan optimis,” ucapnya, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Senin (29/5/2023).
Dia menganggap, IKN sudah tidak diragukan oleh masyarakatnya dan itu membawa dampak bagi PPU.
“Nah, sekarang yang penting adalah bagaimana inisiatif atau prakarsa masyarakat yang sudah mulai muncul di berbagai desa ini terfasilitasi,” harapnya.
Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk pihaknya tindak lanjuti di kemudian hari. Hal terpenting dari kegiatan itu adalah proses implementasi dari apa yang dikonsultasikan.
Pemda pun sudah mulai getol membangun pariwisata, pasalnya sudah lama tidak ada dukungan yang mengalir khususnya ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan PPU.
“Tadi juga ibu Kadis jadi tambah semangat (hadirnya pemerintah pusat) karena dia juga mungkin merasa selama ini kurang mendapat dukungan,” sahutnya.
Baca Juga: Dampingi Mensos Risma, Anggota DPR RI Delmeria Bantu Korban Kebakaran di Solok Ratusan Juta
Kegiatan ini dianggap Hetifah sebagai wadah membangun kembali sinergitas lintas sektoral. Sudah saatnya, sektor pariwisata dikembangkan secara gotong royong.
“Saya surprisenya karena di sini pariwisatanya masih menjadi satu dengan budaya, nah berarti bentuk pariwisata yang akan dikembangkan memiliki nilai jual dan itu harus digali aspek budayanya. Enggak boleh ketinggalan,” imbuhnya.
Saat sesi diskusi, Hetifah mengaku senang melihat keaktifan para peserta yang tidak bisa membendung ide-ide mengenai pariwisata di PPU.
“Para peserta aktif banget, tetapi masih perlu mengasah SDM kita, karena yang namanya desa sadar wisata itu harus menyeluruh,” ucapnya.
Sebagai bentuk tindak lanjut, pihaknya berencana untuk melakukan kegiatan serupa secara praktikal di lokasi-lokasi wisata. Dengan turun secara langsung, diharapkan mampu melahirkan ide-ide yang lebih cemerlang.
“Jadi memang harus ke desa-desa, terjun ke sana dan nanti peningkatan kapasitasnya di sana bukan di ruangan lagi. Jadi saya juga sudah janji kalau mau bikin acara lagi bukan acara di ruangan seperti ini tetapi akan ke lokasi sama masyarakat,” lugasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih
-
Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang
-
Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang
-
Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa