SuaraKaltim.id - Kembangkan sektor budi daya ikan sistem kolam terpal, program Karang Taruna Loa Ipuh ini mendapat dukungan dari pemerintah. Hal tersebut disampaikan Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan.
Erri mengatakan, pemerintah selalu men-support kreativitas pemuda-pemudi, salah satunya karang taruna. Program ini menyasar sektor kewirausahaan.
Yakni, pengembangan budi daya ikan sistem kolam terpal yang mendapat dukungan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar. Bahkan dalam waktu dekat, bantuan akan disalurkan kepada Katar Loa Ipuh.
"Berjalannya kegiatan itu akan dilaksanakan di minggu kedua di bulan Juni ini. Bantuannya berupa dua kolam terpal masing-masing berukuran 2x4," kata Erri, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa (13/6/2023).
Lokasi pengembangan kolam terpal akan ditempatkan di Kelurahan Loa Ipuh. Pihaknya juga telah menyusun konsep memasarkan hasil budi daya ikan.
Rencananya akan menyasar ke pedagang di pasar basah dan warung-warung makan yang ada di Tenggarong.
Selain itu, kegiatan positif ini salah satu upaya mendukung program Pemkab Kukar, seperti mengurangi tingkat pengangguran dan pengentasan kemiskinan.
"Target ke depan akan dikembangkan lagi dalam hal pengolahan hasil budi daya ikan, terutama ikan lele untuk bisa diolah menjadi abon dan lain-lain," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas