SuaraKaltim.id - Miliki potensi Kakao yang menjanjikan, Dinas Perkebunan Kutai Kartanegara (Disbun Kukar) menyalurkan bantuan alat pengolahan biji kakao dan alat sangrai di Desa Lung Anai, Kecamatan Loa Kulu.
Dukungan tak hanya datang dari pemerintah, tapi juga dari PT MHU dan Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta). Bantuan tersebut berupa pengetahuan teknis, pelatihan, pengembangan hingga bantuan finansial.
Kepala Bidang (Kabid) Produksi, Disbun Kukar, Subagio mengatakan, pengembangan cokelat khas Lung Anai ini akan terus didorong hingga menjadi produk unggulan.
"Belum lama ini kami telah bantu proses pengembangan dengan bantuan bibit, pupuk maupun pestisida. Alhamdulillah pihak PT MHU membuat semacam produk unggulan untuk kakao ini, tetapi belum ditetapkan antara permen coklat atau coklat bubuk, kami serahkan ke mereka," kata Subagio, dikutip dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa (13/06/2023).
Pemerintah akan menjadikan Desa Lung Anai sebagai lokasi fokus (Lokus) pengembangan kakao dengan berbagai produk unggulan. Nanti Desa Lung Anai juga akan ditunjang dengan bantuan dua unit alat pengolahan dan dua unit bak fermentasi.
Selain itu, pengembangan kakao yang dikelola oleh Badan Usaha Desa (BUMDes) Lung Anai ini diharapkan mempunyai potensi terhadap nilai jual dan bisa menjadi produk unggulan desa.
"Nantinya PT MHU akan membantu sampai pemasarannya. Kami harapkan kolaborasi nanti akan menghasilkan produk unggulan desa," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif