SuaraKaltim.id - Pelatih Borneo FC Pieter Huistra melakukan perubahan saat timnya takluk dari tuan rumah Persis Solo. Yah, Borneo FC kalah dengan skor 1-2 di laga tersebut.
Perubahan itu di antaranya, membuat Diego Michiels kembali ke posisi sebelumnya, bek kiri. Namun, kapten dari Pesut Etam itu merasa kurang nyaman ada di posisi tersebut.
Belakangan mantan pemain Timnas Indonesia itu justru ditempatkan sebagai bek tengah atau pun bek kanan. Ia mengklaim punya kemampun bertahan dan menyerang cukup baik.
“Saya tidak cocok di posisi itu, kalau masih muda dulu masih oke. Kalau main di bek kanan juga masih oke, kalau di kiri jujur yang lain saja,” katanya melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (19/07/2023).
Pemain berusia 32 tahun itu pun mengakui bahwa saat ini kondisi fisiknya sudah tidak seperti saat muda dulu. Di mana kala itu dengan mudahnya ia naik turun ketika ditempatkan di bek kiri.
Saat ini dia merasa lebih nyaman jika dimainkan sebagai bek tengah. Meskipun begitu, sebagai pemain dia tetap siap jika harus ditempatkan sebagai bek kiri.
“Kalau untuk sekarang paling nyaman di tengah. Mungkin dibutuhkan bek kanan atau kiri ya tidak masalah tergantung situasi dan pelatih saja,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'