SuaraKaltim.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian bersama Kantor Bahasa Kaltim menggelar Pembinaan Komunitas Penggerak Literasi untuk semakin meningkatkan minat baca, khususnya di kalangan anak muda, Senin (28/08/2023) di Hotel Mercure Samarinda.
Dia mengatakan, dirinya sangat antusias dengan komunitas literasi yang ada di Samarinda. Apalagi, banyak komunitas yang diisi oleh semangat anak-anak muda.
Apalagi, lewat kegiatan positif ini juga membuat anak muda bisa produktif walau tidak dibayar atau digaji. Dia mengatakan, sebuah komunitas harus memiliki manajemen gerakan lewat 4 indikator.
"Pertama, program yang berkualitas, penerima manfaat yang relevan, kerelawanan yang profesional, dan kemitraan," ujar Hetifah, dikutip dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa (29/08/2023)
Dia menyebut, melalui komunitas literasi banyak anak muda yang bisa menghasilkan ide karya dan dilatih sebagai pustakawan. Output-nya, komunitas bisa membuat taman baca tapi disertai kemampuan yang maksimal.
Oleh sebab itu, Hetifah mendorong pemerintah untuk mendukung secara penuh kegiatan komunitas literasi. Sebab tak dapat dimungkiri, komunitas literasi juga mesti membutuhkan dana alias bantuan finansial. Tentu untuk menambah koleksi buku atau kegiatan yang melibatkan masyarakat.
"Pemerintah tetap memfasilitasi. Koleksi bukunya kita tambah, komunitas penulis bisa kita bantu," sambungnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Bahasa Kaltim, Halimi Hadibrata memberikan saran kepada komunitas agar bisa saling bersinergi dan membuat suatu perwakilan, yakni berupa forum literasi agar bisa memiliki legalitas. Itu juga sebagai upaya agar forum bisa mendapat bantuan finansial dari pemerintah.
Jika tak memungkinkan, komunitas-komunitas tersebut bisa meminta bantuan dana ke perusahana swasta melalui CSR. Caranya, komunitas bisa menyerahkan portofolio atau rekomendasi dari pihak terkait.
"Seperti kelurahan atau kepala desa di wilayah kegiatan komunitas itu. Jadi enggak usah menggunakan badan hukum," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Dikenal Nyaman untuk Keluarga, Mesin Bertenaga
-
6 Mobil Kecil Bekas Bukan Toyota, Stylish dan Gesit untuk Harian
-
CEK FAKTA: Purbaya Hapus Dana Desa Diganti Subsidi Listrik dan BBM, Benarkah?
-
3 Mobil Kecil Mitsubishi Bekas yang Gahar dan Cocok buat Anak Muda
-
Telan Anggaran Rp1,7 Triliun untuk Bangun Kawasan Tepi Sungai di Samarinda