SuaraKaltim.id - Oknum pendukung salah satu calon presiden (Capres) mencatut logo Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) sebagai foto profilnya. Gambar itu dipakai di akun X milik pendukung Capres Ganjar Pranowo.
Hal tersebut diklaim meresahkan dan mengejutkan warga Kaltim. Kabar itu disampaikan Kepala Dinas Komuniakasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal belum lama ini.
Ia mengatakan, peristiwa tersebut seharusnya tak boleh terjadi. Baik secara aturan maupun etika.
"Itu logo brand Pemerintahan ya, jadi aturannya hanya dipakai dan atau untuk kegiatan resmi maupun non resmi tapi yang dilaksanakan oleh Pemprov Kaltim, bukan lembaga atau organisasi atau komunitas lain. Apalagi buat kepentingan yang berbau politis, Pemprov Kaltim harus netral," tegas Faisal, melansir dari website resmi Diskominfo Kaltim, Rabu (25/10/2023).
Ia menyampaikan, akun tersebut sudah mendapatkan teguran dari pihaknya. Teguran itu berupa penyampaian resmi pihaknya dalam rilis yang ada di website Diskominfo.
"Staf saya secara resmi melalui akun Diskominfo Kaltim sudah pula mengingatkan dan memberi waktu untuk mengganti logo tersebut namun sampai sekarang tampaknya belum juga ditanggapi," ungkapnya serius.
Oleh karena itu, pihak Pemprov Kaltim dalam hal ini Diskominfo rencananya akan segera berkoordinasi dengan Bawaslu, KPU dan juga Kesbangpol Kaltim untuk menindaklanjuti.
Untuk diketahui akun X tersebut bernama @KaltimForGanjar. Dalam keterangan di profilnya tertulis "Kalimantan Timur Dukung Ganjar Pranowo 2024.
Akun tersebut mendaftarkan diri di media sosial (Medsos) X sejah Desember 2022. Lokasi yang disematkan juga di daerah berjuluk Benua Etam tersebut.
Baca Juga: Gibran Buat Sasar Pemilih Muda, Airlangga Tak Khawatir Punya Ceruk Suara Sama dengan Ganjar-Mahfud
Akun itu tidak mengikuti siapapun. Namun, pengikut yang dimiliki sebanyak 1.219 orang berdasarkan tangkapan layar dari foto tangkapan layar itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Dikepung Api dan Asap, Dua Kompleks Perumahan Dekat Bandara Syamsudin Noor Terancam
-
Karhutla Mengintai, Bandara APT Pranoto Siaga Kabut Asap Ganggu Penerbangan
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI