SuaraKaltim.id - Di Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), makanan kacang hijau memiliki ciri khas yang berbeda dengan daerah lainnya. Pada umumnya, kacang hijau digunakan sebagai bahan dasar bubur, puding, isi kue, minuman hingga kolak.
Tetapi di daerah Kutai, kacang hijau dijadikan sebagai sayur yang biasa dicampur dengan daun katuk dan jahe dan dinamakan Gangan Kacang Hijau Pucuk Katu khas Kutai.
Makanan kacang hijau ini pun dipercaya memiliki khasiat bagi ibu yang baru melahirkan dan menyusui. Sama baiknya dengan daun katuk dan jahe, kacang hijau ini dipercaya bisa memperlancar produksi ASI dan menjaga daya tahan tubuh bagi ibu.
Lantas bagaimana cara membuat Gangan Kacang Hijau Pucuk Katu khas dari Kutai? Berikut penjelasannya:
Baca Juga: Rencana Akmal Malik, Jadikan Kukar dan PPU Sebagai Lumbung Pangan
Bahan-bahan
100 gram kacang hijau yang sudah dicuci bersih
3 genggam daun katuk atau pucuk katu yang daun dan batangnya masih muda
5 siung bawang putih yang diiris tipis
2 ruas jahe yang dimemarkan
1 liter santan dengan kekentalan sedang
500 ml air
2 sendok teh garam sesuai selera
1/2 sendok teh penyedap rasa sesuai selera
Cara Membuat
- Rebus air hingga mendidih lalu masukkan kacang hijau dan rebus sampai empuk. Bisa gunakan metode 5-30-7 supaya kacang hijau cepat empuk.
- Setelah kacang hijau empuk, masukkan bawang putih dan jahe lalu tuang santan.
- \Aduk terus hingga mendidih agar santan tidak pecah kemudian masukkan garam dan penyedap rasa. Aduk sebentar. Tes rasa.
- Setelah itu masukkan daun katuk / pucuk katu. Aduk hingga daun layu tapi jangan terlalu layu. Setelah masak, matikan kompor. Dan sayur siap disajikan.
Kontributor: Maliana
Berita Terkait
-
Persekutuan Berdarah: Sultan Kutai dan Raja Wajo Bersatu Lawan VOC, Apa yang Terjadi di Selat Makassar?
-
Rumah Sudah Digeledah, Hari Ini KPK Panggil Ahmad Ali Terkait Kasus Gratifikasi Eks Bupati Kukar
-
Rambut Anak Kiky Saputri sampai Dipuji Ayu Ting Ting, Benarkah Kacang Hijau Bisa Melebatkan Rambut Bayi?
-
Usut Kasus Eks Bupati Kukar Rita Widyasari, KPK Geledah Rumah Ahmad Ali Nasdem
-
Makan Kacang Hijau saat Hamil Bikin Rambut Anak Lebat, Mitos atau Fakta? Ini Kata Dokter
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN