SuaraKaltim.id - Kutai Kertanegara (Kukar) memiliki banyak makanan dan minuman khas yang membuat wisatawan patut untuk mencobanya.
Salah satu minuman tradisional yang dikenal sejak lama yaitu es setrup nangka belanda. Nangka belanda sendiri dalam bahasa Indonesia berarti buah sirsak.
Mungkin saat ini sedikit sulit menemukan es setrup nangka Belanda ini daripada dahulu. Untuk itu, minuman ini biasa disebut sebagai minuman legendaris yang mengingatkan pada masa kanak-kanak.
Lantas bagaimana cara membuat es jadul legendaris ini? Berikut penjelasannya:
Bahan-bahan
400 gram buah sirsak atau nangka Belanda, termasuk bijinya karena tidak dibuang
500 ml air atau bisa menggunakan air es
Es batu yang dipotong sesuai selera
Bahan setrup:
200 gram gula pasir
200 ml air
5 tetes pewarna makanan merah
3 tetes vanili cair
Cara Membuat
1. Rebus air sampai mendidih lalu masukkan gula pasir, pewarna makanan merah, dan vanili cair, aduk rata.
Baca Juga: Taman Adat Sendawar, Destinasi Wisata Budaya Unik di Kutai Barat
2. Rebus hingga air sedikit menyusut dan mengental. Sisihkan dan biarkan hingga dingin.
3. Pisah-pisahkan daging buah sirsak atau nangka Belanda satu-persatu hingga tidak ada yang masih menggumpal. Biarkan bijinya tetap di dalamnya dan jangan dibuang. Sisihkan.
4. Siapkan wadah. Tuang air matang. Masukkan setrup sedikit demi sedikit sesuai dengan tingkat kemanisan yang diinginkan. Aduk rata. Tes rasa.
5. Masukkan sirsak atau nangka Belanda. Aduk rata. Tuang setrup nangka Belanda ke dalam plastik es atau gelas lalu masukkan es batu secukupnya. Aduk rata. Siap disajikan.
Kontributor: Maliana
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih
-
Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang
-
Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang
-
Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa