SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bakal menambah kuota penerima program rantang kasih di 2024 mendatang. Rencana tambahan sebanyak 6 orang para lansia terlantar dan miskin.
Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM) Bahtiar Mabe mengaku saat ini sudah terdapat 94 orang lansia yang mendapat alokasi makanan sehat selama dua kali sehari.
"Kita usulkan tamabahan 6 penerima di 2024. Jadi genap 100 penerima. Semoga anggaran rantang kasih kuga bisa mengakomodir," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (21/11/2023).
Kata Bahtiar, pada 2024 mendatang satuan harga per porsi makanan akan meningkat. Mengingat semua bahan pokok makanan sejak saat ini sudah berangsur naik.
Walhasil anggaran yang disiapkan pun lebih dari tahun 2023 silam. "Anggaran pasti meningkat. Saya lupa nominalnya. Cuman ini akan kita bahas lagi," ucapnya.
Disinggung soal syarat penerima, Bahitar Mabe mengaku masih sama sesuai dengan Peraturan Wali Kota Bontang.
Pertama para lansia itu harus dikategorikan terlantar. Berada di bawah garis kemiskinan dan tidak masuk dalam daftar penerima bantuan. Seperti PKH, BPNT, dan bantuan lainnya.
"Kalau kualifikasi masih sama. Kita alan koordinasi dengan keluarahan untuk yang tambahan baru," pungkasnya.
Baca Juga: Bermula Ribut di Medsos, 2 Kelompok Pemuda Baku Hantam di Kampung Baru Bontang
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan