SuaraKaltim.id - Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar), Kaltim mempunyai segudang objek wisata alam yang indah. Salah satunya, Hutan Pinus Samboja yang menjadi objek wisata alam.
Tak banyak orang tahu, wisata alam ini menawarkan panorama belantara hutan dengan pepohonan rindang yang menjulang tinggi. Hutan Pinus Samboja bisa menjadi rekomendasi destinasi wisata liburan untuk kamu dan keluarga di akhir tahun nanti.
Lantas, bagaimana cara menuju Hutan Pinus Samboja? Melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, yuk simak informasi lengkapnya di bawah ini.
Hutan Pinus Samboja menyuguhkan pemandangan alam yang menawan dan memberikan energi positif dengan nuansa yang menyejukkan. Pepohonan rindang yang tumbuh menjadi daya tarik utama dan menjadi spot foto pengunjung untuk mengabadikannya.
Bagi kamu yang ingin berkunjung, pagi hari menjadi waktu yang ideal dengan udara segar dan suasana yang menenangkan. Hutan Pinus Samboja menyediakan beragam fasilitas, seperti spot foto, kuliner, dan masih banyak lagi.
Wisata Hutan Pinus Samboja dibuka setiap hari mulai pukul 7.30 - 18.00 WITA. Pengunjung dapat menikmati destinasi ini tanpa biaya masuk atau gratis.
Objek wisata Hutan Pinus Samboja terletak di Pantai Merah Samboja. Lokasinya berada di Jalan Samboja - Muara Jawa, Handil, Tanjung Harapan, Samboja, Kutai Kartanegara.
Harga tiket masuk ke Pantai Tanah Merah Samboja merogoh kocek mulai Rp5.000. Kamu tidak perlu membayar lagi untuk bisa menikmati keindahan alam Hutan Pinus Samboja.
Waktu tempuh yang dibutuhkan sekitar 2,5 jam jika melewati rute Samarinda - Sangasanga - Handil - Samboja. Namun, hanya memakan waktu selama 1,5 jam jika melewati Tol Samarinda - Balikpapan.
Baca Juga: Keunikan Pulau Kumala, Destinasi Wisata yang Dekat dengan Ibu Kota Baru
Destinasi alam ini mengundang pengunjung untuk mengeksplorasi keindahan alamnya tanpa dipungut biaya masuk. Sebuah perjalanan yang memukau di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Dikepung Api dan Asap, Dua Kompleks Perumahan Dekat Bandara Syamsudin Noor Terancam
-
Karhutla Mengintai, Bandara APT Pranoto Siaga Kabut Asap Ganggu Penerbangan
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI