SuaraKaltim.id - Irish Bella akhirnya angkat bicara terkait alasan perceraiannya setelah sang suami, Ammar Zoni tertangkap lagi karena narkotika.
Irish Bela melalui pengacaranya Nurul Amalia mengatakan alasan gugatan cerai tersebut adalah karena narkotika.
"Pertimbangannya adalah adanya fakta bahwa suaminya menggunakan narkoba," ungkap Nurul Amalia di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, pada Kamis (14/12/2023).
"Ammar Zoni sudah pernah ditangkap, ditahan, dan diputuskan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ini menjadi salah satu alasan mengapa mbak Irish mengajukan gugatan perceraian," ujarnya lagi.
Lanjut dia, Ammar pernah berjanji untuk tidak menggunakan narkoba lagi. Namun ia tak bisa menepati janjinya.
"Narkoba menjadi alasan yang membuatnya mantap untuk bercerai. Untuk hal ini, mbak Irish menyerahkan kepada proses hukum," terang pengacara Irish Bella.
Nurul Amalia keputusan tersebut dibuat setelah penangkapan Ammar Zoni pada Maret lalu.
"Keputusan ini diambil setelah dipertimbangkan secara mendalam dan diputuskan untuk bercerai, salah satunya karena alasan tersebut," jelasnya.
Rumor Orang Ketiga dan masalah ekonomi
Baca Juga: Satpol PP Balikpapan Tes Urine Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba
Pengacara Irish Bella membantah kliennya ingin bercerai karena adanya orang ketiga.
"Tidak ada alasan seperti itu, tidak ada orang ketiga. Alasan lainnya tidak bisa dibahas secara rinci karena melibatkan privasi," katanya.
Selain itu faktor ekonomi tidak jadi masalah dalam rumah tangga mereka.
"Terkait dengan ekonomi dan nafkah, itu tidak ada. Yang bisa saya sampaikan adalah, seperti yang diketahui masyarakat, situasinya karena penggunaan narkoba," kata Nurul Amalia.
Untuk diketahui Irish Bella menggugat Ammar Zoni di Pengadilan Agama Depok pada 6 November 2023.
Berita Terkait
-
Buntut Pergoki Suami VCS dengan Cewek Lain, Clara Shinta Gugat Cerai Alexander Assad
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik
-
Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba
-
Warisan Gila Pablo Escobar! 80 Kuda Nil Bakal Disuntik Mati, Habiskan Biaya Rp30 Miliar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Jadwal Detail dan Pembagiannya
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim